Sedikitnya lima orang, termasuk seorang anak perempuan berusia tujuh tahun, tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza pada Senin, 26 Oktober, menurut sumber medis dan petugas tanggap darurat yang dikutip Al Jazeera.

Empat orang tewas ketika serangan udara menghantam kamp pengungsi di Khan Younis, Gaza selatan. Korban termasuk Jouri al-Soufi, yang menurut Kementerian Pendidikan Gaza berusia tujuh tahun. Jumlah korban awal yang disampaikan petugas kemudian bertambah, menurut sumber layanan darurat Gaza.

Ruang Iklan 6

Seorang pria lainnya tewas dalam serangan drone di kawasan Remal, sebelah barat Kota Gaza. Kantor berita Wafa melaporkan serangan itu, sementara Rumah Sakit al-Shifa menyatakan korban terkena serangan saat berada bersama sekelompok warga yang mengungsi di sebuah tenda.

Juru bicara Pertahanan Sipil Palestina Mahmoud Basal sebelumnya menyebut 11 orang tewas dan 50 terluka akibat tembakan serta serangan udara Israel di Gaza dalam 24 jam. Angka tersebut merupakan keterangan otoritas setempat; Al Jazeera tidak menyebut adanya tanggapan militer Israel dalam berita ini.

Berita itu juga menyebut kebakaran di sebuah kamp pengungsi dekat persimpangan Shujayea pada Minggu malam memaksa lebih dari 200 keluarga meninggalkan tempat tersebut. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Gaza menyatakan drone Israel memicu kebakaran yang membakar tenda dan barang-barang hingga lewat tengah malam.