Kebaikan tidak selalu membutuhkan hadiah besar. Menawarkan bantuan sederhana bisa menjadi cara menunjukkan kepedulian, tanpa menunggu punya banyak uang atau waktu luang.

Penelitian Amit Kumar dari University of Texas at Austin bersama Nicholas Epley dari University of Chicago menemukan bahwa pemberi cenderung meremehkan perasaan positif penerima. Temuan itu dijelaskan universitas pada 18 Agustus 2022, bukan penelitian yang baru diumumkan hari ini.

Ruang Iklan 6

Dalam salah satu percobaan, peserta diberi pilihan membagikan cokelat panas kepada orang asing. Penerima melaporkan suasana hati yang lebih positif daripada perkiraan pemberi. Peneliti melihat perbedaan perhatian: pemberi memikirkan barangnya, sedangkan penerima juga merasakan kehangatan tindakan tersebut.

Sebagai langkah sehari-hari, cobalah menawarkan bantuan yang jelas dan sesuai kemampuan, misalnya membawakan barang seorang teman. Tanyakan dahulu apakah bantuan itu dibutuhkan. Contoh ini merupakan saran praktis redaksi, bukan tindakan yang diuji dalam percobaan tersebut.

Temuan penelitian bukan jaminan setiap bantuan akan disambut sama. Namun, kita tak perlu langsung menganggap perhatian sederhana tidak berarti. Mulailah dari kepedulian yang bisa diberikan dengan tulus, sambil menghormati pilihan penerimanya.