SURABAYA — Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA, SMK, SLB, dan sederajat di Jawa Timur dijadwalkan mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026 secara bergelombang. Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta sekolah memastikan kesiapan komputer, internet, listrik, ruang tes, serta petugas penyelenggara.

Dalam keterangannya di Surabaya, Minggu (25/10), Khofifah menyebut 438.126 murid telah terdaftar. Angka itu merupakan data dasbor pusat TKA per 16 Oktober 2026, bukan jumlah peserta yang sudah mengikuti tes.

Ruang Iklan 6

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai mengatakan koordinasi dilakukan dengan PLN dan Telkom wilayah Jawa Timur untuk mengantisipasi gangguan pasokan listrik maupun konektivitas selama asesmen berlangsung.

Khofifah meminta orang tua dan guru mendampingi murid secara positif, tanpa tuntutan nilai berlebihan. Ia menekankan bahwa hasil asesmen bukan satu-satunya penentu masa depan anak.

Hasil TKA dapat menjadi bahan evaluasi kebutuhan pembelajaran dan peningkatan kompetensi guru. Pemanfaatannya untuk seleksi pendidikan lanjutan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.