Sembilan Tersangka Serangan terhadap Jurnalis dan Diplomat di Tepi Barat Jadi Tahanan Rumah
Ilustrasi AI; bukan foto kejadian.
Pengadilan Israel di Yerusalem memerintahkan sembilan dari sepuluh tersangka serangan terhadap jurnalis Amerika Serikat dan diplomat Eropa di Tepi Barat yang diduduki dipindahkan menjadi tahanan rumah. Keputusan itu disampaikan firma hukum Honenu, yang mewakili para pemukim, dalam pemberitaan 22 Oktober 2026.
Polisi Israel menyatakan satu tersangka masih berada dalam tahanan. Penyelidikan atas dua insiden kekerasan tersebut tetap berjalan.
Jurnalis foto Washington Post, Heidi Levine, diserang ketika meliput panen zaitun warga Palestina. Ia dibawa ke rumah sakit dan menjalani operasi pada jarinya.
Dalam insiden terpisah, diplomat Prancis, Belgia, dan Polandia serta seorang wali kota Prancis diserang pemukim bertopeng. Amerika Serikat dan ketiga negara Eropa itu mendesak Israel mengambil tindakan.
Kepala riset organisasi HAM Israel Yesh Din, Yonatan Kanonich, mengkritik pola penangkapan yang kemudian diikuti pelepasan sebagian besar tersangka dalam kasus yang mendapat perhatian media. Status tahanan rumah kali ini tidak menghentikan penyelidikan polisi.
Kontributor : Haninas