BANDUNG — Realisasi investasi Jawa Barat pada triwulan III 2026 mencapai Rp91 triliun, tertinggi di antara provinsi di Indonesia. Nilainya setara 17,2 persen dari realisasi nasional sebesar Rp528,7 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Barat Dedi Taufik menyampaikan angka tersebut melalui siaran pers pada Jumat, 23 Oktober 2026. Ia menilai capaian itu menunjukkan kepercayaan investor terhadap iklim usaha daerah tetap terjaga.

Ruang Iklan 6

Penanaman modal asing menyumbang Rp54,3 triliun, sedangkan modal dalam negeri Rp36,7 triliun. Untuk investasi asing, Jabar berada di urutan pertama nasional; pada investasi domestik, posisinya kedua.

Angka Rp91 triliun merupakan capaian satu triwulan, bukan keseluruhan tahun. Setelah digabung dengan realisasi semester pertama sebesar Rp138,13 triliun, akumulasi Januari–September menjadi sekitar Rp229,1 triliun.

DPMPTSP Jabar menetapkan target investasi 2026 sebesar Rp276,88 triliun. Perbandingan capaian sembilan bulan dengan target tahunan memberi gambaran posisi realisasi investasi daerah menjelang akhir tahun.