Subang, Jalancagak.com

Rusia mengecam inisiatif keamanan Prancis yang memungkinkan negara-negara Eropa berada di bawah payung nuklir Prancis. Moskow menyebut kebijakan tersebut sebagai langkah 'ceroboh' yang menciptakan risiko baru bagi Rusia.

ini menciptakan risiko bagi kami. Dan tentu saja, kami harus mengendalikannya," kata Zakharova, dilansir AFP.

negara peserta juga dapat menjadi lokasi sementara bagi pesawat Prancis yang dilengkapi senjata nuklir.

Paris tetap mempertahankan kendali nasional atas persenjataan nuklirnya. Keputusan akhir mengenai penggunaannya tetap berada di tangan Presiden Prancis.

Finlandia menjadi negara terbaru yang menyatakan bergabung dengan proyek tersebut. Negara Nordik itu memiliki perbatasan sepanjang sekitar 1.300 kilometer dengan Rusia.

Finlandia meninggalkan kebijakan non-blok militernya selama puluhan tahun setelah bergabung dengan NATO pada 2023. Keputusan itu diambil setelah Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina.

Zakharova menilai penempatan aset nuklir Prancis semakin dekat dengan perbatasan Rusia justru akan meningkatkan potensi ancaman terhadap Moskow.

dengan istilah yang paling diplomatis, sebagai tindakan yang ceroboh," ujarnya.

keberadaan perangkat militer nuklir Prancis yang lebih dekat dengan Rusia juga dapat membuat aset tersebut lebih mudah menjadi sasaran militer Rusia apabila terjadi konflik.

Finlandia menjadi negara Eropa ke-10 yang menyatakan kesediaannya bergabung dengan rencana tersebut. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat keamanan Eropa dengan memberikan akses kepada negara-negara peserta terhadap kemampuan penangkal nuklir Prancis.

yakni Belgia, Inggris, Denmark, Jerman, Yunani, Belanda, Polandia, dan Swedia. Norwegia kemudian bergabung pada Mei lalu.

Estonia saat ini masih membahas kemungkinan untuk ikut dalam proyek tersebut. Perdana Menteri Estonia Kristen Michal mengatakan kepada AFP bahwa negaranya masih berada dalam tahap pembicaraan mengenai keikutsertaan.

Inisiatif Prancis tersebut muncul ketika negara-negara Eropa meningkatkan kerja sama pertahanan di tengah ketegangan keamanan dengan Rusia akibat perang di Ukraina.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8664590/rusia-geram-prancis-buka-payung-nuklir-untuk-negara-eropa