Populasi Penduduk Berusia 100 Tahun ke Atas di Jepang Tembus 100 Ribu Jiwa
Jakarta, - Untuk pertama kalinya dalam catatan sejarah, populasi warga negara Jepang yang telah menginjak usia 100 tahun atau lebih berhasil menembus angka 100 ribu orang.
Tren peningkatan yang telah berlangsung selama 56 tahun berturut-turut ini mengukuhkan total penduduk berusia seabad ke atas di Negeri Sakura menjadi 107.677 jiwa per 1 September 2026.
Mengutip laporan kantor berita Kyodo News berdasarkan data resmi Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang, angka tersebut menunjukkan penambahan sebanyak 7.914 orang bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Secara demografis, kelompok lanjut usia ini didominasi secara signifikan oleh perempuan, yang mencakup 87,6 persen dari total keseluruhan.
Selain itu, sekitar 54.294 penduduk lainnya diperkirakan bakal genap menyentuh usia satu abad sepanjang tahun fiskal 2026, atau mengalami kenaikan 1.984 jiwa dari tahun lalu.
Secara rasio, rata-rata terdapat 87,51 orang berusia 100 tahun ke atas untuk setiap 100 ribu penduduk Jepang.
Sosok perempuan tertua di Jepang saat ini disandang oleh Fuyo Kishimoto, warga Kyoto berusia 114 tahun yang lahir pada 20 Desember 1911.
Sementara predikat laki-laki tertua dipegang oleh Hikaru Kato, seorang kakek asal Kumamoto kelahiran 2 Mei 1914 yang kini menginjak usia 112 tahun.
Lonjakan jumlah lansia berusia seabad ini mencerminkan perkembangan pesat sejak pendataan pertama kali dilakukan pada 1963, di mana saat itu Jepang hanya mencatat 153 orang.
Populasi ini kemudian melampaui 1.000 jiwa pada 1981, menembus 10 ribu orang pada 1998, dan melewati ambang batas 50 ribu orang pada 2012.
Tingginya populasi lansia tersebut sejalan dengan rata-rata angka harapan hidup di negara tersebut.
Berdasarkan catatan tahun 2025, angka harapan hidup masyarakat Jepang mencapai 87,33 tahun untuk wanita serta 81,35 tahun untuk pria. (ant/dpi)
Artikel Telah Tayang di : https://www.tvonenews.com/berita/internasional/467301-populasi-penduduk-berusia-100-tahun-ke-atas-di-jepang-tembus-100-ribu-jiwa