DPR Sentil BGN soal Keracunan MBG: 'Taruhan Sama Saya, Pasti Terjadi'
Jakarta, - Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto melontarkan kritik keras kepada Badan Gizi Nasional (BGN) terkait kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai terus berulang.
Edy menilai kasus keracunan MBG masih berpotensi terjadi di masa mendatang apabila BGN tidak segera memperbaiki tata kelola dalam pelaksanaan program tersebut.
Bahkan, Edy secara tegas mengatakan dirinya berani bertaruh kasus keracunan MBG akan kembali terjadi.
“Pak Kepala ke depan pasti masih sibuk ngurusi keracunan. Sudahlah, taruhan sama saya. Keracunan pasti akan terjadi,” ungkap Edy dalam rapat Komisi IX DPR bersama Kepala BGN di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2026).
Menurut Edy, BGN hingga saat ini belum memenuhi standar tata kelola pelaksanaan MBG secara keseluruhan.
Dia menyoroti sejumlah standar yang dinilai penting dalam memastikan keamanan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat program MBG.
Standar tersebut meliputi Standar Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), serta penerapan Perpres 82.
Selain persoalan standar, Edy juga menilai pelaksanaan MBG belum melibatkan sejumlah pihak yang dinilai memiliki peran penting dalam pengawasan keamanan pangan.
Dia menyebut pemerintah daerah dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) perlu dilibatkan dalam pelaksanaan program tersebut.
Edy mengatakan kondisi tersebut membuat pihaknya belum dapat memastikan kasus keracunan MBG tidak kembali terjadi.
“Kita enggak bisa dengan yakin bahwa ini keracunan enggak akan terjadi,” ungkapnya.
Dia menegaskan, persoalan tata kelola makanan siap saji sebenarnya sudah pernah menjadi perhatian dan telah diberikan peringatan sebelumnya.
Menurut Edy, sejumlah variabel yang berkaitan dengan tata kelola makanan siap saji harus dipenuhi untuk mencegah terjadinya masalah keamanan pangan.
“Karena memang variabel-variabel yang menuju pada tata kelola makanan siap saji yang dari awal sudah kita warning, gunakan Perpres 82, SLHS, HACCP, libatkan Badan POM, libatkan pemerintah daerah. Itu enggak dipenuhi,” tambah Edy.
Kritik Edy tersebut disampaikan dalam rapat yang juga membahas anggaran BGN untuk tahun 2027.
Artikel Telah Tayang di : https://www.tvonenews.com/berita/nasional/464704-dpr-sentil-bgn-soal-keracunan-mbg-taruhan-sama-saya-pasti-terjadi