Gubernur Banten Bakal Mediasi Sengketa Kepemilikan TKIP-SDIP Pamulang
Tangerang Selatan, Banten. Dia bakal memediasi pihak yang bersengketa, yakni Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta.
Andra Soni melakukan audiensi dengan sejumlah perwakilan wali murid bersama pihak Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH), di Kantor Gubernur Banten eks BBLKI Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (3/9/2026). Dia didampingi jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Banten dan Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan.
kepengurusan yayasan serta aset yang menjadi bagian dari kawasan pendidikan tersebut. Persoalan itu telah berkembang melalui proses hukum dan komunikasi antarpihak.
orang tua meminta adanya jaminan keamanan agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu dan siswa maupun guru dapat menjalankan aktivitas pendidikan dengan tenang.
Andra Soni mengatakan Pemprov Banten akan segera mempertemukan pihak-pihak terkait, yakni Pemerintah Kota Tangerang Selatan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, pihak YSH yang saat ini mengelola sekolah, serta perwakilan orang tua.
pihak UIN, pihak yayasan yang saat ini existing mengelola, terus kemudian perwakilan orang tua," kata Andra dalam keterangannya.
sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi anak dan kewajiban itu merupakan tanggung jawab seluruh pihak. Karena itu, dia ingin persoalan yang terjadi di luar kegiatan pendidikan tidak boleh sampai mengganggu hak anak untuk memperoleh pendidikan.
memastikan sekolah itu tempat aman bagi anak adalah kewajiban semua pihak," ujarnya.
jaminan, dan kepastian kepada orang tua, Andra memastikan Pemprov Banten siap memfasilitasinya. Dia menegaskan Pemprov Banten tidak berada pada posisi untuk menentukan pihak yang benar dalam sengketa hukum tersebut.
ceritanya panjang. Saya bukan pengadilan untuk menguji ini. Itu biar pengadilan," ucapnya.
hal tersebut juga harus ditindaklanjuti melalui mekanisme hukum.
Andra menilai kekhawatiran orang tua terhadap keselamatan anak di sekolah menjadi hal yang perlu segera direspons.
Andra meminta Dinas Pendidikan Provinsi Banten segera melakukan koordinasi dengan seluruh pihak agar langkah yang diperlukan dapat dilakukan secepatnya.
perwakilan wali murid, Brian Wiriosantono, mengatakan audiensi tersebut dilakukan untuk meminta perhatian Gubernur Banten terhadap situasi yang berkembang di lingkungan sekolah.
termasuk oleh Pak Gubernur. Kami meminta atensi beliau dan pendekatan kepada pihak-pihak terkait untuk tetap menahan diri agar tidak melakukan tindakan yang di luar hukum," ucap Brian.
orang tua berharap tidak ada lagi kejadian yang dapat mengganggu keamanan lingkungan sekolah. Mereka juga meminta perlindungan nyata agar siswa dan guru dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar secara aman.
bahkan orang tua murid. Perlindungan nyata untuk kegiatan belajar mengajar," ujarnya.
Rahma, mengatakan perlindungan juga perlu diberikan kepada guru karena kondisi tenaga pendidik berpengaruh terhadap proses pembelajaran.
pasti otomatis kegiatan belajar mengajar juga tidak akan berjalan secara aman, kondusif, dan efisien," kata Rahma.
pertemuan yang akan difasilitasi Gubernur Banten diharapkan menjadi ruang bagi semua pihak untuk menyampaikan pandangan masing-masing, tanpa mengesampingkan proses hukum yang sedang berjalan.
terutama soal jaminan keamanan kegiatan belajar mengajar," ujarnya.
Tia, perwakilan wali murid, menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar TKIP dan SDIP Pamulang saat ini telah kembali berlangsung secara tatap muka.
Tia mengatakan sebagian orang tua masih merasakan kekhawatiran karena peristiwa di lingkungan sekolah terjadi berulang.
cemas, dan trauma kami belum selesai. Sampai hari ini orang tua mengantar anak ke sekolah masih ada rasa cemas di hati, takut kalau akan ada kejadian serupa lagi," ujarnya.
terdapat anak yang sempat tidak masuk sekolah setelah menyaksikan kerumunan di lingkungan sekolah. Ada pula anak yang disebut menangis dan panik ketika melihat kerumunan.
kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele karena pengalaman yang dialami anak di lingkungan sekolah dapat memengaruhi rasa aman mereka.
happy, gembira. Jangan sampai keadaan seperti ini menjadi bagian dari memori yang membekas bagi mereka," katanya.
termasuk KPHI dan Komnas Perlindungan Anak.
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, pihak yayasan, perwakilan orang tua, serta pihak terkait lainnya.
Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8647434/gubernur-banten-bakal-mediasi-sengketa-kepemilikan-tkip-sdip-pamulang