AS Tangkap 18 Tersangka terkait Pembunuhan Presiden Haiti
Amerika Serikat (AS), untuk ditahan dan menjalani persidangan.
pada 7 Juli 2021 lalu, oleh sekelompok tentara bayaran asal Kolombia. Para pelaku dalam pembunuhan Moise berjumlah sekitar 20 orang dan terlatih secara militer. Tim pengawal kepresidenan Haiti tidak melakukan tindakan apa pun untuk melindungi Moise saat pembunuhan terjadi.
" kata agen khusus FBI, Breet Skiles, dalam pernyataannya via media sosial X, seperti dilansir AFP, Senin (21/9/2026).
jaksa federal AS Jason Reding Quinones mengumumkan bahwa: "Sebanyak 18 orang diterbangkan menggunakan pesawat militer dari Haiti untuk menghadapi proses hukum Amerika di Distrik Selatan Florida."
kami masih terus membawa para terdakwa ke pengadilan Amerika, dan tugas kami belum usai," tegasnya, sembari menyebutkan bahwa sejauh ini sudah ada 30 tersangka yang didakwa terkait pembunuhan Moise.
yakni Joseph Felix Badio yang merupakan mantan pejabat antikorupsi pada Kementerian Kehakiman Haiti. Para tersangka lainnya merupakan tentara-tentara bayaran asal Kolombia.
Kementerian Luar Negeri Kolombia merilis pernyataan pada Minggu (20/9) yang isinya mengatakan bahwa pihaknya memantau dengan saksama "pemindahan 17 warga negara Kolombia dari Republik Haiti ke Amerika Serikat". Ditegaskan juga bahwa Bogota "tidak campur tangan dalam keputusan ataupun proses" tersebut.
sedikitnya empat terdakwa telah dinyatakan bersalah dalam persidangan di pengadilan federal Miami atas serangkaian dakwaan, termasuk persekongkolan untuk membunuh atau menculik Moise, persekongkolan untuk memberikan dukungan material, dan melanggar Undang-undang Netralitas AS karena terlibat dalam operasi militer ilegal di luar negeri. Para terdakwa itu terancam hukuman penjara seumur hidup.
para terdakwa memiliki kaitan dengan CTU, perusahaan keamanan swasta yang berbasis di Florida, dan dibujuk untuk terlibat dalam rencana tersebut karena adanya prospek mendapatkan kontrak menguntungkan jika Moise berhasil digulingkan.
Sebanyak 11 orang lainnya telah didakwa di pengadilan AS terkait pembunuhan tersebut.
karena rencana kejahatannya disusun di wilayah Amerika.
Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8672334/as-tangkap-18-tersangka-terkait-pembunuhan-presiden-haiti