Waka MPR Dorong CCE Dibarengi Perlindungan bagi Penjaga Warisan Budaya
melainkan harus dimulai dari unit paling dasar, yakni keluarga dan komunitas desa.
dimulai dari unit paling dasar, yaitu keluarga dan komunitas di desa," ujar Rerie dalam keterangannya, Kamis (24/9).
terdapat persoalan mendasar yang belum terselesaikan, yaitu regenerasi perajin dan pelaku budaya tradisional terputus. Kearifan lokal seperti membatik, menenun, dan mengukir tidak lagi secara otomatis diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
kata sirkular hanya akan berputar di atas kertas, tidak pernah sampai kepada mereka yang benar-benar memegang aset budaya," ujar Rerie.
sejumlah langkah bertahap perlu dijalankan secara terhubung. Keluarga menghidupkan kembali keterampilan dasar, desa membangun jejaring antarkomunitas, daerah membentuk klaster industri, dan seluruh proses bermuara pada sistem ekonomi kreatif nasional yang berpihak kepada pelaku di akar rumput.
Rerie menegaskan langkah-langkah tersebut harus terikat pada kerangka kebijakan dan anggaran yang jelas.
CCE hanya akan menjadi judul seminar," tambah Rerie.
dengan dukungan dana kebijakan konten senilai 731,8 miliar won serta insentif fiskal yang terstruktur.
Pemerintah Korea tidak sekadar mengimbau, tetapi membangun ekosistem dari hulu ke hilir.
bukan sekadar imbauan," ujarnya.
CCE bukan sekadar soal narasi besar tentang budaya sebagai kekuatan ekonomi. Ia adalah ujian apakah negara hadir bagi mereka yang selama ini menjaga warisan leluhur dengan tangan dan hidupnya sendiri.
CCE bukan sekadar narasi besar tentang budaya sebagai kekuatan ekonomi, melainkan ujian atas kehadiran negara bagi mereka yang selama ini menjaga warisan leluhur dengan tangan dan hidupnya sendiri.
tidak ada kebijakan yang bisa menghidupkan kembali tangan-tangan yang telah hilang itu," pungkas Rerie.
Lihat juga Video: Kemenbud Tetapkan 514 Warisan Budaya Takbenda
Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8677925/waka-mpr-dorong-cce-dibarengi-perlindungan-bagi-penjaga-warisan-budaya