Subang, Jalancagak.com

JAKARTA — Kepala Departemen Pengembangan Kepeloporan Pemuda Bidang Kepemudaan DPP PKS Izharul Haq menyebut fasilitator muda memiliki tiga peran strategis dalam mendampingi dan mengembangkan potensi anak muda di berbagai komunitas.

Hal tersebut disampaikan Izhar dalam sambutan kegiatan Training for Youth Facilitator (TYF) yang digelar Bidang Kepemudaan DPP PKS, Ahad, (30/08/2026).

Izhar menjelaskan bahwa fasilitator muda tidak sekadar menjadi orang yang mampu menyampaikan materi atau memimpin sebuah kegiatan. Mereka diharapkan menjadi anak muda yang mau hadir dan mendengarkan anak muda lainnya.

“Seorang fasilitator muda diharapkan memiliki tiga peran. Pertama, sebagai community leader yang akan membangun, merawat komunitas yang berbasis minat dan hobi,” ujar Izhar.

Kedua, fasilitator muda berperan sebagai mentor yang memberikan pendampingan agar anggota komunitas dapat terus bertumbuh.

Sementara peran ketiga adalah sebagai recruiter, yakni menemukan dan mengajak lebih banyak anak muda untuk bergabung, berkembang, serta mengambil peran.

“Dan yang ketiga adalah sebagai recruiter. Bagaimana menemukan dan mengajak anak-anak muda yang lebih banyak lagi untuk bisa bergabung, untuk bisa berkembang dan mengambil peran,” ungkapnya.

Izhar menegaskan, TYF tidak boleh berhenti sebagai pelatihan. Peserta diharapkan mempraktikkan ilmu yang diperoleh dengan terjun ke masyarakat, membina anak muda, dan mengembangkan komunitas.

“Karena TYF ini bukan seberapa banyak orang yang mengikuti pelatihan, tapi seberapa banyak anak muda yang nanti kita bantu tumbuh dan berkontribusi,” pungkasnya.

Artikel Telah Tayang di : https://pks.id/content/tyf-pks-bekali-tiga-peran-strategis-fasilitator-muda