Subang, Jalancagak.com

meskipun dirinya telah menolak usulan terbaru Teheran mengenai gencatan senjata dan pembukaan kembali Selat Hormuz.

yang diikuti dengan pembukaan kembali Selat Hormuz, jika AS memenuhi syarat-syarat Teheran. Usulan itu disampaikan kepada mediator konflik AS-Iran di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB pekan lalu.

dan sempat mempertimbangkan untuk kembali menyerang Teheran. Namun saat berbicara kepada media Axios, seperti dilansir AFP dan Anadolu Agency, Senin (28/9/2026), Trump mengatakan bahwa dirinya memperkirakan negosiasi akan berlanjut.

" kata Trump dalam wawancara dengan Axios.

tetapi itu bukan kesepakatan yang ingin saya buat. Itu adalah kesepakatan yang mungkin akan kita setujui setahun yang lalu," ujarnya.

" ucap Trump dalam wawancara yang diterbitkan pada Minggu (27/9).

Trump mengatakan bahwa opsi itu tetap terbuka.

Trump secara terbuka mengakui bahwa dirinya telah menolak usulan terbaru Iran. "Mereka telah mengajukan usulan dan saya menolaknya," ucapnya.

menurut laporan media terkemuka AS, New York Times (NYT), mencakup penghentian segala permusuhan di Timur Tengah selama tujuh hari, termasuk di Lebanon -- di mana kelompok Hizbullah, yang didukung Iran, bertempur melawan Israel. Usulan itu juga menuntut pencairan aset-aset Iran yang dibekukan, yang nilainya diperkirakan mencapai US$ 12 miliar (setara Rp 214,9 triliun), juga pencabutan sanksi terhadap minyak Iran dan diakhirinya blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Pada hari ketujuh gencatan senjata berlangsung, Iran akan membuka kembali Selat Hormuz.

Iran masih bersikeras pada syarat-syarat tersebut untuk membuka kembali Selat Hormuz, sehingga situasi di kawasan Teluk tetap menemui jalan buntu.

AS Kritik Iran Ajukan Tuntutan Berlebihan untuk Kembali ke Perundingan

Mike Waltz, mengkritik Iran mengajukan tuntutan yang berlebihan sebagai syarat untuk kembali ke meja perundingan. Waltz menyebut syarat-syarat Teheran terlalu "sinis" dan tidak dapat diterima oleh Washington.

ini adalah upaya yang cukup sinis untuk mengajukan sesuatu yang mereka sendiri mengetahui itu tidak dapat diterima. Meminta pencabutan blokade, sanksi -- baik sanksi internasional maupun akses terhadap aset bernilai miliaran dolar -- hanya sebagai syarat untuk berunding," sebut Waltz saat berbicara kepada NBC News.

mengingat kita baru saja mencobanya beberapa bulan yang lalu, namun pada akhirnya, tentu saja, presiden harus mencapai semacam kesepakatan pada akhirnya," ujarnya.

dia akan tetap membuka semua opsi untuk mencapai hal tersebut," kata Waltz.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8682792/tolak-tawaran-gencatan-senjata-iran-trump-pilih-lanjut-negosiasi