Subang, Jalancagak.com

Jakarta, - Kekayaan empat figur baru yang diambil sumpahnya oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (15/10) menjadi sorotan publik. 

Berdasarkan arsip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total harta yang dilaporkan keempat pejabat pilihan Prabowo tersebut berada di rentang Rp2,14 miliar hingga Rp7,17 miliar.

Para pejabat yang dimaksud mencakup Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) Satyawan Pudyatmoko, Wakil Kepala BPGMN Sriyanto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kristomei Sianturi, serta Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet. Upacara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, bersamaan dengan sejumlah pejabat negara lainnya.

Berikut rincian aset dan kekayaan masing-masing figur berdasarkan data resmi KPK:

1. Kepala BPGMN Satyawan Pudyatmoko (Rp3,75 Miliar)Satyawan mencatatkan total harta kekayaan senilai Rp3.755.000.000. Dokumen ini diserahkan pada 5 Februari 2026 kala dirinya masih mengemban tugas sebagai Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem di Kementerian Kehutanan.

2. Wakil Kepala BPGMN Sriyanto (Rp7,17 Miliar — Paling Tajir)

Menempati peringkat teratas dari segi pundi-pundi kekayaan, Sriyanto mengantongi total aset sebesar Rp7.171.029.568. 

Laporan ini didaftarkan ke KPK per 27 Januari 2026 saat ia memegang posisi Kepala Kelompok Staf Ahli Pangdam XXI/Radin Inten.

3. Kepala BNPB Kristomei Sianturi (Rp2,14 Miliar — Paling Sederhana)

Berada di posisi paling ringkas, Kristomei melaporkan total kekayaan senilai Rp2.139.412.136 pada 27 Februari 2026 saat menduduki jabatan Panglima Kodam XXI/Radin Inten.