Ricuh Demo Pelajar, PM Prancis Bantah Perintahkan Aparat Represif
Aksi protes puluhan ribu pelajar di seluruh Prancis diwarnai dengan kekerasan. Perdana Menteri (PM) Prancis Sebastien Lecornu menyebut bahwa dirinya tidak akan mentoleransi kekerasan.
" kata Lecornu di hadapan parlemen, dilansir AFP, Selasa (6/10/2026).
Ribuan orang telah ditangkap dan puluhan lainnya terluka dalam beberapa hari terakhir akibat protes pelajar yang diwarnai aksi pembakaran benda-benda di luar sekolah serta pelemparan benda ke arah polisi.
partai sayap kiri, France Unbowed (LFI), dan sejumlah kelompok hak asasi manusia menuduh polisi melakukan tindakan yang tidak proporsional terhadap para pengunjuk rasa, yang banyak di antaranya masih di bawah umur.
Lecornu mengakui bahwa "kecelakaan" bisa saja terjadi.
Lecornu menuduh LFI-partai sayap kiri terbesar di parlemen-memiliki agenda politik untuk menjerumuskan negara ke dalam kekacauan menjelang pemilihan presiden tahun 2027.
guru, dan siswa untuk melakukan "demokrasi internal" guna membahas situasi di sekolah masing-masing.
Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8695699/ricuh-demo-pelajar-pm-prancis-bantah-perintahkan-aparat-represif