Putin Bertemu Xi Jinping, Rusia Ingin Kerja Sama AI dengan China
Moskow berencana menjalin kerja sama dengan Beijing di bidang kecerdasan buatan (AI) dan inovasi digital. Hal ini disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin kepada Presiden China Xi Jinping saat kedua pemimpin bertemu di Kirgistan.
Selasa (1/9/2026), keduanya tiba di negara Asia Tengah tersebut untuk menghadiri pertemuan puncak dua hari Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO), sebuah blok regional yang bertujuan menjadi penyeimbang kekuatan Barat.
yang pasukannya sedang terjebak dalam konflik di Ukraina, telah mempererat hubungan dengan pelanggan minyak utamanya, China--negara yang tidak pernah mengecam Moskow atas invasi yang telah berlangsung selama empat setengah tahun itu.
" ujar Putin kepada Xi menjelang pembicaraan mereka.
Pertemuan terakhir mereka berlangsung pada bulan Mei di Beijing.
termasuk teknologi kecerdasan buatan, juga membuka peluang baru bagi pembangunan ekonomi negara kita," kata Putin.
Kremlin berupaya memperketat kendali atas ranah daring dengan menerapkan pemutusan akses internet massal secara berkala serta pembatasan terhadap aplikasi pesan populer.
Moskow mendorong warga Rusia untuk menggunakan platform pesan Max yang didukung pemerintah--sebuah aplikasi serbaguna tanpa enkripsi yang mirip dengan WeChat milik China; aplikasi ini menuai kritik karena dianggap menimbulkan kekhawatiran terkait privasi dan potensi pengintaian.
Pemerintah Rusia juga berulang kali mengancam akan memblokir situs-situs milik asing; langkah ini dipandang oleh para aktivis hak asasi sebagai bagian dari upaya lebih luas pihak berwenang untuk mengendalikan dan memantau penggunaan internet.
Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8642732/putin-bertemu-xi-jinping-rusia-ingin-kerja-sama-ai-dengan-china