Subang, Jalancagak.com

Nicolas Maduro (63), membagikan foto dirinya untuk pertama kali sejak ditangkap militer Amerika Serikat (AS). Maduro dan istrinya, Cilia Flores (69) dibawa ke AS sejak Januari lalu.

Maduro menyampaikan sikap menantang dan keteguhannya saat menunggu persidangan di fasilitas federal AS dengan keamanan tinggi.

hati kami dipenuhi dengan cinta kalian," tulis Maduro di media sosial X dan Telegram, dilansir Anadolu Agency, Senin (31/8/2026).

Maduro terlihat mengenakan pakaian olahraga abu-abu. Ia juga tampak mengalami penurunan berat badan yang cukup signifikan sejak penangkapannya.

Foto-foto tersebut diambil pada 25 Juni lalu. Dia tampak mengangkat jari telunjuk dan jari tengahnya untuk membentuk tanda kemenangan (victory).

semua anak-anak dan pendukungnya.

tenang, dan percaya diri: Tuhan bersama kita. Tuhan akan menyediakan. Venezuela akan terlahir kembali," tulisnya.

Cilia Flores, saat ini ditahan tanpa jaminan di Pusat Penahanan Metropolitan di Brooklyn, New York, AS.

termasuk terorisme narkoba dan perdagangan narkoba. Jaksa penuntut menduga mereka berkolaborasi dengan kartel untuk menyelundupkan ribuan ton kokain ke AS.

Maduro bersama istri telah menyatakan tidak bersalah. Mereka akan menjalani persidangan tahun depan.

" tegas Maduro selama sidang dakwaannya pada Januari lalu.

Seorang hakim AS baru-baru ini menjadwalkan persidangan mereka untuk dimulai pada 1 Juni 2027. Keputusan tersebut diambil berdasarkan permintaan bersama dari jaksa penuntut dan penasihat hukum.

Rabu (22/7), Dalam persidangan yang berlangsung sekitar 20 menit, Hakim Alvin Hellerstein menetapkan tanggal persidangan pada 1 Juni 2027, menyetujui permintaan bersama dari jaksa penuntut dan penasihat hukum.

yang mengenakan seragam tahanan berwarna krem dan berkacamata, tidak berbicara sepanjang penampilan ketiganya di pengadilan AS, selain mengucapkan salam kepada majelis hakim saat memasuki ruang sidang.

Flores, yang mengenakan pakaian serupa dengan rambut pirang terikat ke belakang, duduk beberapa meter darinya. Pasangan tersebut didampingi oleh tim pengacara mereka.

para pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan "Bebaskan Presiden Maduro" sambil mengibarkan bendera Venezuela. Di sisi lain, kelompok demonstran oposisi membawa poster yang menyebut Maduro dan Flores sebagai "diktator".

termasuk keberatan (challenge) terhadap keabsahan proses penangkapan Maduro dan Flores.

sejak penangkapan Maduro, Venezuela dipimpin oleh mantan wakil presidennya, Delcy Rodriguez. Sementara itu, AS secara efektif mengendalikan ekspor minyak negara tersebut, dengan hasil penjualan yang dialirkan ke rekening khusus di bawah pengawasan Washington.

sekaligus bersekutu dengan kartel untuk mengirimkan berton-ton kokain ke AS.

yaitu konspirasi "narko-terorisme", konspirasi impor kokain, kepemilikan senapan mesin dan alat peledak, serta konspirasi kepemilikan senapan mesin dan alat peledak.

yakni konspirasi impor kokain, kepemilikan senapan mesin dan alat peledak, serta konspirasi kepemilikan senapan mesin dan alat peledak.

pemerintah AS telah mengizinkan Venezuela untuk membiayai pembelaan hukum Maduro dan Flores, yang sebelumnya sempat dilarang akibat sanksi ekonomi AS.

pasangan tersebut berupaya mengajukan pembatalan kasus dengan alasan bahwa pemblokiran akses pendanaan melanggar hak Konstitusi AS terkait kebebasan memilih penasihat hukum.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8642558/foto-pertama-eks-presiden-venezuela-sejak-ditangkap-as