Prabowo Buka Peluang Penyaluran MBG Libatkan Kantin Sekolah, BGN Diminta Kaji Opsi Baru
Jakarta, – Pemerintah membuka peluang melibatkan kantin sekolah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Opsi tersebut tengah dikaji sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program setelah Presiden Prabowo Subianto meminta agar skema pelaksanaan MBG tidak terpaku pada satu mekanisme saja.
Saat ini, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis, pelaksanaan MBG dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, pemerintah kini diminta menelaah kemungkinan alternatif lain yang dinilai lebih efektif.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengatakan Prabowo memberikan ruang bagi pemerintah untuk mengkaji berbagai opsi pelaksanaan program sebelum keputusan akhir ditetapkan.
“Intinya termasuk begitu, salah satu yang penting. Kan kalau menurut Perpres 115, skema pelaksanaannya hanya melalui SPPG. Pilihannya hanya itu, baca ya Perpres 115 ya,” kata Agustina di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, Prabowo tidak menutup kemungkinan adanya mekanisme baru, termasuk pemanfaatan kantin sekolah, selama didukung kajian yang komprehensif dan memiliki dasar kebijakan yang kuat.
“Pak Presiden pun tadi mengatakan, silakan dikaji kalau ada alternatif yang lain, boleh. Jadi jangan hanya itu satu-satunya pilihan untuk memberikan skema pelaksanaannya,” ujarnya.
Agustina menegaskan setiap usulan perubahan akan melalui proses evaluasi yang mendalam sebelum diputuskan. Presiden juga meminta seluruh alternatif disertai landasan akademik, teknis, dan regulasi yang jelas.
“Tapi kembali lagi, beliau meminta setiap pilihan kebijakan dikaji dengan baik, apa dasarnya dan sebagainya. Nanti datang lagi ke beliau, sampaikan progress untuk kita putuskan,” katanya.
Saat ditanya apakah kantin sekolah termasuk salah satu opsi yang sedang dibahas, Agustina membenarkannya.
“Iya, termasuk kan bagian itu yang silakan dikaji,” ujarnya.
Pembahasan mengenai skema baru MBG berlangsung bersamaan dengan evaluasi menyeluruh yang dilakukan pemerintah terhadap pelaksanaan program tersebut.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan pemerintah menargetkan seluruh persoalan dalam pelaksanaan MBG dapat dirapikan dalam waktu satu bulan sebelum hasil evaluasi dilaporkan kepada Prabowo untuk menjadi dasar pengambilan keputusan lebih lanjut. (agr/nsi)
Artikel Telah Tayang di : https://www.tvonenews.com/berita/nasional/453784-prabowo-buka-peluang-penyaluran-mbg-libatkan-kantin-sekolah-bgn-diminta-kaji-opsi-baru