Kementerian Dalam Negeri Inggris mengajukan banding atas putusan terkait reuni keluarga Palestina dari Gaza. Ibu dan anak-anak masih terpisah dari ayah mereka di Inggris, sebagaimana diberitakan Al Jazeera pada 20 Oktober 2026.

Upper Tribunal pada 30 September 2026 mengabulkan gugatan dua keluarga terhadap penolakan pengecualian biometrik. Menurut Doughty Street Chambers, pengadilan meminta keputusan baru segera dibuat sesuai putusan, bukan memberikan visa secara otomatis.

Ruang Iklan 6

Pusat pengajuan visa di Gaza telah tutup sejak Oktober 2023. Keluarga yang ingin bergabung dengan kerabat penerima perlindungan kemanusiaan di Inggris terkendala pengambilan biometrik sebelum keberangkatan.

Pengacara meminta pemerintah menggunakan kewenangan pengecualian. Putusan juga mengatur pemeriksaan paspor di Amman dan pemberian biometrik dalam perjalanan menuju Inggris apabila diperintahkan.

Para pengacara menilai penundaan memperpanjang perpisahan keluarga dalam kondisi berbahaya. Hingga berita Al Jazeera diterbitkan, Home Office belum menanggapi permintaan komentar.