Subang, Jalancagak.com

Football Association of Ireland, menggelar voting untuk menentukan apakah akan bertanding atau tidak pada laga melawan Israel di UEFA Nations League. Hasil voting memutuskan bahwa mereka akan tetap melawan Israel di Hungaria.

sejak Irlandia berada dalam grup Nations League yang sama dengan Israel, sejumlah tokoh Irlandia, termasuk dari kalangan olahraga, kelompok suporter, serta aktivis pro-Palestina, telah memprotes agar pertandingan tersebut tidak digelar.

" kata Kepala Football Association of Ireland, David Courell, kepada wartawan di Debrecen, Hungaria, seperti dilansir AFP, Sabtu (26/9/2026).

asosiasi mengambil keputusan atas nama sepak bola Irlandia bahwa pertandingan ini akan tetap dilaksanakan, sebagaimana yang selama ini kami rencanakan," ujarnya.

yang secara resmi merupakan laga kandang Israel, akan digelar di lokasi netral di Hungaria.

pertandingan kandang Irlandia yang dijadwalkan pada 4 Oktober dipindahkan dari Stadion Aviva di Dublin ke Backa Topola, Serbia, menyusul kekhawatiran mengenai gangguan dan keamanan.

Irlandia telah lama menjadi pendukung kuat perjuangan Palestina. Simpati tersebut kerap dikaitkan dengan sejarah Irlandia yang pernah berada di bawah kekuasaan Inggris.

Dublin secara resmi mengakui negara Palestina pada 2024 bersama Spanyol dan Norwegia. Pemerintah Irlandia juga berulang kali mengkritik Israel terkait konflik di Gaza.

Pelatih Irlandia Heimir Hallgrimsson mengatakan dalam konferensi pers bahwa seorang pemain yang tidak disebutkan namanya memutuskan mundur dari skuad pada Sabtu pagi.

dilakukan pemungutan suara di antara para pemain untuk menentukan apakah pertandingan tersebut tetap dilaksanakan atau tidak.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8680735/fa-irlandia-gelar-voting-tetap-maju-lawan-israel-di-nations-league