Subang, Jalancagak.com

Jakarta, - Masa depan demokrasi Indonesia dinilai sangat tergantung pada sejauh mana generasi muda diberi ruang partisipasi. Kehadiran anak muda tidak lagi sekadar pemilih pemula atau penonton di pinggir lapangan, melainkan elemen kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan politik nasional.

Hal itu menjadi fokus utama dalam forum "Round Table Discussion" (RTD) yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) di Jakarta, Kamis pekan lalu.

Forum strategis bertajuk "Penguatan Sistem Politik yang Inklusif Terhadap Generasi Muda dalam Meningkatkan Demokrasi" ini menghadirkan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, sebagai salah satu narasumber utama.

Akmal mengatakan, hadirnya generasi muda dalam ruang demokrasi menjadi bagian yang penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan politik nasional.

Pintu keterlibatan harus dibuka seluas-luasnya agar generasi muda dapat menyampaikan gagasan serta aspirasi segar mereka, sekaligus mengambil peran aktif dalam setiap proses pengambilan keputusan demokrasi.

"Untuk itu diperlukan sistem politik yang semakin inklusif, adaptif dan partisipatif, sekaligus mampu memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, aspirasi dan mengambil peran dalam proses demokrasi," ujar Akmal dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Melalui forum diskusi ini, terbangunnya sinergi dan rekomendasi strategis diharapkan mampu mendorong partisipasi politik anak muda yang tidak hanya tinggi secara kuantitas, tetapi juga makin berkualitas dan substantif. 

Dengan keterlibatan aktif generasi muda dalam sistem politik yang ramah dan terbuka, demokrasi Indonesia diharapkan tumbuh semakin matang, berdaya tahan, serta mampu menjawab tantangan masa depan.

"Dengan adanya forum ini, diharapkan terbangun sinergi dan rekomendasi strategis dalam mendorong partisipasi politik generasi muda yang lebih berkualitas serta memperkuat demokrasi Indonesia," tuturnya. (rpi)

Artikel Telah Tayang di : https://www.tvonenews.com/berita/nasional/463917-demi-masa-depan-demokrasi-kemendagri-dorong-sistem-politik-yang-inklusif-bagi-generasi-muda