Subang, Jalancagak.com

warga Palestina di Israel melaporkan bahwa atasan atau supervisor mereka semakin sering mengatur bahasa yang mereka gunakan untuk berkomunikasi sehari-hari. Tidak sedikit warga Palestina yang mengeluhkan larangan berbicara bahasa Arab di tempat kerja.

bukan nama sebenarnya, menjadi salah satu warga Palestina yang mengalami diskriminasi. Dia menuturkan bahwa dirinya terkejut saat manajer toko tempatnya bekerja mengirim pesan via WhatsApp, yang isinya menginstruksikan agar dirinya dan karyawan lainnya mematuhi larangan berbicara bahasa Arab.

Salma yang baru berusia 19 tahun ini, dan merupakan warga negara Israel keturunan Palestina, menganggap larangan itu tidak masuk akal dan mengabaikannya.

dan puncaknya ketika salah satu rekan kerja Salma berbicara dalam bahasa Arab meskipun diselingi dengan bahasa Ibrani saat hendak membawa kotak ke ruang penyimpanan, sang manajer langsung naik pitam.

menendang kotak-kotak, dan mengatakan kepada kami bahwa kami dilarang berbicara bahasa Arab," tutur Salma kepada Middle East Eye.

dan hanya sang manajer yang merupakan warga Yahudi Israel. Dia menambahkan bahwa ketika beberapa staf memprotes larangan itu, mereka justru dibiarkan tanpa shift kerja selama dua bulan, sebelum ditawari pindah ke cabang lainnya yang lokasinya sulit dijangkau.

yang mengeluhkan bahwa mereka dilarang berbicara bahasa Arab di tempat kerja. Keluhan-keluhan itu mencakup berbagai tempat, mulai dari rumah sakit dan apotek hingga toko ritel.

yang diduga mengancam para karyawan yang berbicara dalam bahasa lainnya selain bahasa Ibrani.

yang tetap tinggal setelah milisi Zionis mengusir sekitar 750.000 warga Palestina dalam peristiwa Nakba tahun 1948 silam demi mendirikan negara Palestina.

komunitas keturunan Palestina di Israel berjumlah sekitar dua juta jiwa, yang mencakup sekitar 20 persen dari populasi Israel.

mereka menghadapi peningkatan tindak penangkapan, tindakan disipliner, dan kehilangan pekerjaan akibat ekspresi politik terkait genosida di Gaza.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8593888/warga-palestina-di-israel-dilarang-bicara-pakai-bahasa-arab