Subang, Jalancagak.com

KP2MI, serta Direktorat Jenderal Imigrasi memperkuat koordinasi dan mengambil langkah luar biasa untuk memberantas tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Ia berharap pemberantasan dilakukan hingga ke akar.

mulai dari penegakan hukum terhadap sindikat hingga penguatan sistem pengawasan dan tata kelola penempatan pekerja migran.

korbannya terus bertambah. Ini harus jadi perhatian serius. Saya mendukung penuh Kapolri, Menteri Pelindungan Pekerja Migran, dan Dirjen Imigrasi untuk mengambil langkah luar biasa membongkar sindikatnya sampai ke akar, jangan berhenti di perekrut lapangan saja," kata Sahroni dalam keterangannya, Kamis (30/7/2026).

Sahroni mengatakan pemberantasan TPPO juga harus dibarengi dengan pembenahan sistem penempatan pekerja migran agar masyarakat semakin mudah mengakses jalur resmi dan tidak terjebak jaringan ilegal.

tutup celah pungutan liar, dan perketat pengawasan di setiap pintu keluar negara," tutur Sahroni.

Sahroni juga menyoroti negara yang harusnya hadir untuk melindungi para pekerja migran. Mereka lah, lanjut dia, penyumbang devisa negara.

karena mereka berangkat untuk mencari kehidupan yang lebih baik, menyumbang devisa negara, bukan untuk menjadi korban mafia perdagangan orang," ujar dia.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8596224/waka-komisi-iii-dpr-dorong-polri-kp2mi-ambil-langkah-luar-biasa-berantas-tppo