Subang, Jalancagak.com

Araghchi menuntut ganti rugi dari Kyiv untuk serangan yang memicu korban jiwa dan kerusakan tersebut.

seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (29/7/2026), mengatakan bawa dirinya telah berbicara via telepon dengan Menlu Ukraina Andrii Sybiha untuk membahas serangan di Laut Kaspia tersebut, yang memicu ketegangan antara Teheran dan Kyiv.

Sybiha mengatakan kepada dirinya bahwa serangan oleh militer Ukraina itu "tidak disengaja", dan bahwa Kyiv tidak menginginkan eskalasi lebih lanjut.

" kata Aragchi dalam pernyataannya.

Araghchi mengatakan bahwa Tehrran juga tidak menginginkan eskalasi. Namun dia menegaskan bahwa serangan terhadap warga negara atau kepentingan nasional Iran merupakan hal yang "tidak dapat diterima".

yang menewaskan satu orang dan melukai satu orang lainnya. Teheran mengecam keras serangan itu sebagai aksi agresi, dan bahkan menuduh Kyiv melancarkan serangan tersebut "atas perintah Israel".

atau charge d'affaires, Ukraina di Teheran untuk menyampaikan protes keras dan menuntut pertanggungjawaban Kyiv atas serangan itu.

Sybiha mengatakan bahwa Ukraina berupaya menghindari "eskalasi yang tidak perlu" dengan Iran dan, menegaskan bahwa tindakan Kyiv itu semata-mata untuk mempertahankan negaranya dari Rusia, bukan untuk menargetkan kapal atau warga sipil.

menyebut pasukan Ukraina telah menyerang kapal-kapal yang terlibat dalam pengiriman kargo militer yang terkait dengan Iran, namun tidak mengidentifikasi kapal itu secara spesifik.

Simak juga Video: Jubir Kemlu Iran: Rezim Ukraina Harus Dimintai Pertanggungjawaban!

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8595420/ukraina-akui-tak-sengaja-serang-kapal-iran-teheran-tuntut-ganti-rugi