Subang, Jalancagak.com Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa kesepahaman yang telah dicapai antara Washington dan Teheran masih belum tuntas dan belum dapat dianggap sebagai kesepakatan final.

Berbicara di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi G7 di Prancis, Trump menyebut dokumen yang ada saat ini masih berupa memorandum of understanding (MoU).

Menurutnya, masih terdapat sejumlah hal yang harus diselesaikan sebelum menjadi perjanjian yang mengikat kedua pihak. Al-Jazeera melaporkan, Kamis (18/6).

Trump juga mengingatkan bahwa Amerika Serikat dapat kembali mengambil tindakan militer apabila Iran tidak memenuhi komitmen yang diharapkan Washington. Ia menegaskan bahwa seluruh proses akan bergantung pada sikap dan langkah yang diambil Teheran dalam tahap negosiasi berikutnya.

Selain itu, Trump mengatakan MoU tersebut belum mencakup pencabutan sanksi terhadap Iran secara langsung. Pemerintah AS, kata dia, masih akan membahas lebih lanjut berbagai aspek yang berkaitan dengan implementasi kesepakatan tersebut.

Kesepahaman yang sedang dirundingkan mencakup sejumlah isu strategis, termasuk program nuklir Iran, stabilitas kawasan Teluk, serta keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz yang menjadi salah satu rute energi terpenting dunia. Sejumlah rincian teknis masih menjadi bagian dari negosiasi lanjutan yang dijadwalkan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang.

Pernyataan Trump menunjukkan bahwa hubungan AS-Iran masih berada dalam fase yang rentan meski kedua pihak telah mencapai kemajuan diplomatik. Komunitas internasional terus berharap perundingan dapat menghasilkan kesepakatan yang lebih permanen guna mencegah eskalasi konflik dan menjaga stabilitas Timur Tengah serta pasar energi global.

Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/trump-tegaskan-kesepakatan-dengan-iran-belum-tuntas/