Subang, Jalancagak.com

yang menyatakan bahwa pengumuman tersebut merupakan berita baru baginya.

Minggu (11/10/2026), belum ada komentar langsung dari pihak Rusia mengenai klaim Trump tersebut.

yang menyebabkan jutaan orang kehilangan akses listrik dan pemanas ruangan di tengah suhu yang sangat dingin. Sementara itu, Ukraina secara sistematis menyerang kilang minyak Rusia yang mereka anggap mendanai perang tersebut.

penyedia energi swasta terbesar di Ukraina, mengumumkan pemadaman listrik baru di ibu kota Kyiv pada Minggu (11/10) di tengah berlangsungnya serangan-serangan tersebut.

ada gencatan senjata energi dalam perang antara Rusia dan Ukraina. Kedua belah pihak telah sepakat. Jangan melanggarnya!" tulis Trump di jejaring sosial Truth Social miliknya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa negaranya siap untuk berhenti menyerang kilang minyak Rusia jika Rusia juga menghentikan serangannya terhadap infrastruktur energi Ukraina.

Zelensky mengatakan kepada kantor berita Axios bahwa hal itu merupakan berita baru baginya.

ketika serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran memicu Teheran untuk memblokir Selat Hormuz, jalur air utama yang digunakan untuk ekspor minyak dari kawasan Teluk.

Pengumuman Trump muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Trump dan Zelensky terkait kesepakatan antara Rusia dan AS mengenai pasokan solar.

sementara beberapa sekutu Eropa Ukraina berjanji untuk meningkatkan tekanan terhadap Moskow, terlepas dari adanya kesepakatan tersebut.

Kesepakatan itu mencakup rencana Moskow untuk melepas pasokan solar dalam jumlah besar ke pasar global sebagai imbalan atas pelonggaran sanksi sementara.

Trump mengklaim bahwa serangan Ukraina terhadap kilang minyak Rusia menjadi penyebab kenaikan harga solar, seraya menambahkan bahwa sudah "saatnya Ukraina mendapatkan presiden baru".

dengan segala hormat kepada Presiden Trump, terserah pada masyarakat dan rakyat kami untuk memilih pemimpin yang satu atau yang lainnya," ujar Zelensky kepada ABC News.

dan itu berarti kami dengan tegas terus mendukung Ukraina beserta pemerintahnya," kata Johann Wadephul di Berlin.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8702626/trump-sebut-rusia-dan-ukraina-sepakat-gencatan-senjata-fasilitas-energi