Subang, Jalancagak.com Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesepakatan untuk mengakhiri konflik antara Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan ditandatangani pada Ahad (14/6).

Hal itu menjadi sebuah langkah yang disebutnya akan membuka kembali Selat Hormuz bagi pelayaran internasional setelah berbulan-bulan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Al-Jazeera melaporkan.

Trump menyampaikan bahwa setelah penandatanganan berlangsung, jalur pelayaran strategis Selat Hormuz akan segera dibuka untuk seluruh kapal komersial.

Ia juga menegaskan kesepakatan tersebut mencakup komitmen Iran untuk tidak mengembangkan maupun memiliki senjata nuklir, yang selama ini menjadi salah satu isu utama dalam hubungan kedua negara.

Memorandum kesepahaman yang sedang difinalisasi juga memuat perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari, pembukaan kembali akses pelayaran di Selat Hormuz, serta dimulainya perundingan lanjutan mengenai program nuklir Iran.

Proses mediasi dilaporkan melibatkan Pakistan, Qatar, Mesir, dan Turki. Meski demikian, pihak Iran belum sepenuhnya mengonfirmasi jadwal penandatanganan tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut belum ada rencana penandatanganan resmi pada Ahad, namun mengakui bahwa kesepakatan dapat tercapai dalam beberapa hari mendatang. Perbedaan pernyataan ini menunjukkan masih adanya sejumlah rincian yang perlu diselesaikan kedua pihak.

Sebelumnya, pejabat Amerika Serikat dan Iran sama-sama mengisyaratkan bahwa teks awal kesepakatan telah disepakati. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif bahkan menyatakan kedua negara telah mencapai naskah final yang menjadi dasar penghentian perang dan normalisasi sejumlah aspek hubungan bilateral.

Apabila kesepakatan tersebut benar-benar ditandatangani, langkah itu berpotensi menjadi terobosan diplomatik terbesar dalam hubungan AS-Iran dalam beberapa tahun terakhir.

Selain meredakan ketegangan militer, pembukaan kembali Selat Hormuz juga diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap stabilitas pasokan energi global dan menurunkan kekhawatiran pasar internasional terhadap gangguan distribusi minyak dari kawasan Teluk.

Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/trump-klaim-kesepakatan-damai-as-iran-diteken-akhir-pekan-ini-selat-hormuz-akan-dibuka-kembali/