TNI dan Militer Australia Uji Pertahanan Siber dalam Keris Woomera
Ilustrasi AI; bukan foto kejadian.
TNI dan Angkatan Pertahanan Australia (ADF) menggelar simulasi pertahanan siber di Pusat Latihan Tempur Marinir 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Jumat, 16 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari Latihan Gabungan Bersama Keris Woomera yang berlangsung 10–20 Oktober 2026.
Berdasarkan keterangan tertulis TNI, tim merah TNI menjalankan peran penyerang dalam skenario pengujian kerentanan sistem operasi Windows. Tim biru ADF bertugas mendeteksi ancaman dan merespons aktivitas yang mengganggu jaringan.
Pengujian mencakup pencarian celah keamanan, peningkatan hak akses, dan simulasi penguasaan sistem direktori jaringan. Tim pertahanan menelusuri catatan keamanan serta indikator kompromi untuk mengidentifikasi aktivitas mencurigakan melalui prosedur forensik digital dan respons insiden.
Latihan juga mencakup isolasi jaringan dan penghentian sistem secara terkendali. Tahapan ini menguji kemampuan membatasi dampak insiden agar gangguan tidak meluas, sekaligus memperkuat deteksi, respons, dan pemulihan.
Pencapaian sasaran latihan dan kesiapan operasional dievaluasi Joint Cyber Command/Exercise Control menggunakan standar GO/NO-GO. Simulasi tersebut menjadi sarana kedua militer memperkuat koordinasi menghadapi ancaman digital dalam kerja sama pertahanan Indonesia–Australia.
Kontributor : Abu Haninas dan Tim Redaksi