Subang, Jalancagak.com Situasi di Tepi Barat yang diduduki kembali memanas setelah pemukim ilegal Israel menyerang sejumlah kendaraan milik warga Palestina, sementara pasukan pendudukan Israel mengeluarkan perintah penghentian terhadap sejumlah proyek pembangunan Palestina di wilayah tersebut.

Menurut sumber-sumber lokal, serangan terjadi di beberapa kawasan dekat permukiman ilegal Israel. Para pemukim melempari kendaraan warga Palestina dengan batu dan benda keras lainnya saat melintas di jalan-jalan penghubung antarkota di Tepi Barat. Wafa melaporkan, Ahad (21/6).

Tidak ada laporan korban jiwa, namun sejumlah kendaraan mengalami kerusakan dan warga mengaku merasa terancam akibat meningkatnya aksi kekerasan tersebut.

Di tengah meningkatnya serangan pemukim, otoritas pendudukan Israel juga mengeluarkan pemberitahuan penghentian pembangunan terhadap sejumlah bangunan milik warga Palestina.

Perintah itu mencakup rumah tinggal, fasilitas pertanian, serta proyek infrastruktur yang berada di Area C Tepi Barat, wilayah yang berada di bawah kontrol penuh Israel dan kerap menjadi sasaran pembatasan pembangunan Palestina.

Pejabat Palestina mengecam tindakan tersebut dan menilainya sebagai bagian dari upaya sistematis untuk memperluas permukiman ilegal Israel sekaligus membatasi perkembangan komunitas Palestina.

Mereka menegaskan bahwa kebijakan penghentian pembangunan dan meningkatnya serangan pemukim merupakan dua sisi dari strategi yang sama untuk memperkuat kontrol Israel atas wilayah pendudukan.

Data berbagai organisasi hak asasi manusia menunjukkan bahwa kekerasan pemukim terhadap warga Palestina terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Serangan tidak hanya menyasar kendaraan, tetapi juga rumah, lahan pertanian, sumber air, dan fasilitas publik.

Perserikatan Bangsa-Bangsa sebelumnya telah memperingatkan bahwa meningkatnya kekerasan pemukim dapat memperburuk kondisi kemanusiaan serta memperbesar risiko eskalasi konflik di wilayah pendudukan.

Permukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur merupakan pelanggaran hukum internasional. Namun, di tengah berlanjutnya perang di Gaza dan meningkatnya ketegangan regional, aktivitas ekspansi permukiman serta pembatasan terhadap pembangunan Palestina terus berlangsung, memperdalam penderitaan warga Palestina dan menghambat upaya mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/tepi-barat-kembali-memanas-pemukim-ilegal-serang-kendaraan-warga-palestina-dan-hentikan-pembangunan/