Subang, Jalancagak.com

Pihak berwenang Suriah mengatakan mereka telah menangkap sel yang bertanggung jawab atas pemboman baru-baru ini di Damaskus dan para tersangka berafiliasi dengan ISIS (ISIS).

“Investigasi awal terhadap anggota sel yang terlibat dalam pemboman Damaskus 7 Juli menunjukkan bahwa sel tersebut berafiliasi dengan kelompok ISIS,” Ahmad Dalati, kepala keamanan dalam negeri wilayah Damaskus, mengatakan di televisi pemerintah Suriah pada hari Kamis.

Dua ledakan mengguncang Damaskus pada hari Selasa ketika Presiden Prancis Emmanuel Macron mengunjungi kota itu, menewaskan satu orang dan melukai 36 lainnya. Minggu sebelumnya sebuah bom di sebuah kafe yang populer di kalangan pengacara menewaskan 10 orang, dan 21 orang terluka.

Menteri Dalam Negeri Anas Khattab mengumumkan pada hari Kamis sebelumnya bahwa orang-orang yang berada di balik pemboman tersebut telah ditangkap. “Sel yang bertanggung jawab atas pemboman teroris yang menargetkan Damaskus dua hari lalu kini berada dalam tahanan kami,” ⁠katanya dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Arab Suriah.

Dia mengatakan pihak berwenang akan ‌mengungkap identitas anggota sel tersebut, peran mereka, dan semua hubungan mereka setelah penyelidikan selesai.

Para tersangka ditangkap dalam penggerebekan serentak di empat lingkungan di Damaskus dan pedesaan sekitarnya.

Berbicara bersama Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa setelah ledakan pada hari Selasa, Macron mengatakan: “Kita harus segera berdiri di samping mereka yang terluka, terus tanpa kompromi dalam hal keamanan… tetapi jangan biarkan diri kita tidak stabil.”

Pemboman tersebut adalah yang terbaru dari serangkaian pelanggaran keamanan, dan menyoroti situasi genting di Suriah, yang secara politik masih bergejolak setelah penggulingan Bashar al-Assad pada Desember 2024.

Artikel Telah Tayang di : https://www.aljazeera.com/news/2026/7/9/syria-says-cell-behind-terrorist-bombings-in-damascus-arrested