SUBANG — Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan komitmen menjaga keberlanjutan pertanian dataran tinggi setelah UPLAND Project 2021–2026 berakhir. Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi menghadiri lokakarya nasional strategi pengakhiran proyek di Cibubur, Rabu (14/10/2026).

Forum Kementerian Pertanian itu membahas kelanjutan sistem pertanian terpadu pascaproyek. Rangkaian acaranya mencakup penandatanganan komitmen bersama pengembangan sistem pertanian terpadu periode 2027–2029.

Menurut Agus, UPLAND telah memperkuat sarana pertanian, penerapan standar budidaya yang baik, peningkatan nilai tambah produk, serta akses pasar lokal dan ekspor. Ia menyebut kerja sama Kementerian Pertanian dan Pemkab melalui Dinas Pertanian sebagai penopang pelaksanaannya.

Bagi petani, keberlanjutan yang dibahas tidak terbatas pada sarana fisik. Kualitas budidaya, pengolahan nilai tambah dari hulu ke hilir, dan akses penjualan juga termasuk manfaat yang ingin dipertahankan pemerintah daerah, sebagaimana dipaparkan Agus.

Pemkab menyatakan akan memperkuat pertanian berbasis komoditas unggulan. Kepala Dinas Pertanian, pengelola UPLAND Subang, dan unsur Bapperida turut mendampingi wakil bupati dalam forum tersebut.