Subang, Jalancagak.com

Setidaknya 16 warga Palestina telah tewas dalam serangan Israel atau pulih dari reruntuhan selama 48 jam terakhir di Gaza, menurut pejabat kesehatan.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan pada hari Sabtu bahwa rumah sakit di wilayah kantong yang terkepung telah menerima jenazah 16 warga Palestina, tujuh di antaranya tewas dalam serangan pasukan Israel baru-baru ini, sementara sembilan orang ditemukan dari bawah reruntuhan bangunan yang hancur.

Kementerian mengatakan bahwa 16 orang terluka dalam periode yang sama, dan menambahkan bahwa masih banyak korban yang masih tertimbun reruntuhan karena ambulans dan personel pertahanan sipil tidak dapat menjangkau mereka.

Kementerian tidak merinci keadaan seputar kematian dan cedera tersebut.

Pembunuhan terbaru terjadi meskipun Israel dan Hamas menyetujui “gencatan senjata” yang ditengahi Amerika pada bulan Oktober. Meskipun pertempuran skala besar sebagian besar telah berhenti, serangan Israel terhadap warga Palestina di wilayah kantong tersebut terus berlanjut.

Menurut kementerian, pelanggaran gencatan senjata oleh tentara Israel telah menewaskan 1.066 orang dan melukai 3.445 lainnya sejak gencatan senjata mulai berlaku.

Korban terbaru ini menambah jumlah korban tewas keseluruhan akibat perang genosida Israel di Gaza sejak Oktober 2023 menjadi 73.090 orang, dengan 173.550 lainnya terluka, tambah kementerian itu.

Selama gencatan senjata, militer Israel juga terus memperluas wilayah yang dikuasainya di Gaza sambil mengeluarkan perintah pengungsian paksa.

Pada akhir Mei, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia telah menginstruksikan militer untuk memperluas kendalinya ke lebih dari 70 persen Jalur Gaza.

Berdasarkan perjanjian gencatan senjata, para pihak diperkirakan akan melanjutkan ke tahap kedua setelah Hamas membebaskan sisa tawanan yang tercakup dalam perjanjian tahap pertama dengan imbalan warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.

Fase itu dimaksudkan untuk mencakup perlucutan senjata oleh Hamas dan penarikan militer Israel secara bertahap dari Gaza.

Namun, negosiasi masih terhenti selama berbulan-bulan, dengan perlucutan senjata Hamas dan besarnya penarikan Israel yang terus menjadi hambatan utama.

Artikel Telah Tayang di : https://www.aljazeera.com/news/2026/7/4/at-least-7-palestinians-killed-by-israeli-forces-over-past-48-hours-in-gaza