Subang, Jalancagak.com Setidaknya enam warga Palestina, termasuk empat dari keluarga yang sama, tewas dan beberapa lainnya terluka di Jalur Gaza pada Sabtu (20/6) pagi di tengah pelanggaran gencatan senjata yang terus berlanjut oleh Israel, menurut laporan medis dan saksi mata.

Satu keluarga yang terdiri dari dua anak dan orang tua tewas ketika serangan udara Israel menghantam rumah mereka di dekat persimpangan Al-Tayaran di Kota Gaza, menurut sumber medis di Rumah Sakit Al-Shifa.

Saksi mata mengatakan serangan itu menargetkan rumah keluarga Safadi pada subuh, menewaskan Hussein dan Rana Safadi serta dua putri mereka, Zina (6) dan Lana (13). Beberapa anggota keluarga lainnya dan penduduk sekitar juga terluka.

Sumber medis mengatakan kepada Anadolu bahwa seorang wanita Palestina tewas akibat tembakan Israel di kota Beit Lahia, bagian utara Jalur Gaza.

Dalam insiden lain, seorang pria Palestina tewas dan seorang wanita terluka sedang setelah serangan pesawat tak berawak Israel menargetkan pejalan kaki di dekat bundaran Al-Saftawi di utara Kota Gaza, kata saksi mata.

Serangan-serangan tersebut terjadi di tengah pelanggaran gencatan senjata yang terus dilakukan Israel, yang mulai berlaku pada Oktober 2025.

Hingga Kamis, pelanggaran tersebut telah menewaskan 1.007 warga Palestina dan melukai 3.165 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Perjanjian gencatan senjata tersebut menyusul genosida Israel selama dua tahun di Gaza, yang menewaskan lebih dari 73.000 warga Palestina, melukai lebih dari 173.000 lainnya, dan menyebabkan kerusakan luas pada sekitar 90% infrastruktur sipil.

Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/serangan-terbaru-israel-tewaskan-sedikitnya-enam-warga-gaza/