Subang, Jalancagak.com

Serangan Israel terhadap sebuah kendaraan di Lebanon selatan telah menewaskan sedikitnya empat orang, menurut media pemerintah Lebanon.

Kantor Berita Nasional (NNA) resmi mengatakan pada hari Senin bahwa seorang kepala sekolah, ibunya, seorang pekerja rumah tangga asing dan seorang warga Suriah tewas ketika sebuah pesawat tak berawak Israel menargetkan mobil yang mereka tumpangi ketika mereka kembali dari memeriksa rumah keluarga mereka di Nabatieh al-Fawqa.

Israel terus melancarkan serangan berkala di Lebanon selatan, khususnya di wilayah Nabatieh, meskipun ada perjanjian gencatan senjata yang telah berlaku selama dua minggu, dan mengatakan bahwa Israel menargetkan situs dan pejuang Hizbullah. Kedua belah pihak saling menuduh melakukan pelanggaran.

Perjanjian yang ditandatangani Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri perang regional bulan lalu juga menetapkan gencatan senjata di Lebanon, yang dimulai pada 21 Juni.

Hizbullah bergabung dalam perang AS-Israel dengan Iran pada 2 Maret dengan menembakkan roket ke Israel untuk membalas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Pihak berwenang Lebanon mengatakan serangan Israel sejak saat itu telah menewaskan sedikitnya 4.300 orang.

Menurut PBB, lebih dari 640.000 pengungsi telah kembali ke rumah mereka di Lebanon sejak 22 Juni, setelah pihak berwenang mengatakan konflik tersebut telah menyebabkan lebih dari satu juta orang mengungsi.

Artikel Telah Tayang di : https://www.aljazeera.com/news/2026/7/6/israeli-attack-on-vehicle-in-lebanon-kills-at-least-four