Serangan Israel menewaskan delapan orang di Gaza dan seorang remaja di Tepi Barat
Serangan Israel telah menewaskan sedikitnya delapan warga Palestina termasuk dua anak di Gaza, dan seorang anak laki-laki berusia 15 tahun di Tepi Barat yang diduduki.
Sebuah pesawat tak berawak Israel menyerang jembatan Wadi al-Salqa di Jalan al-Baraka di Gaza tengah pada Senin pagi, menewaskan Malik Wael Abu Shaweesh yang berusia delapan tahun, serta Ali Fayez Isbaitan dan Hassan Salman al-Hanajra, kantor berita Wafa melaporkan.
Dalam insiden terpisah, seorang pengungsi perempuan berusia dua puluh tiga tahun dan putrinya yang berusia satu tahun tewas ketika tenda mereka dihantam oleh serangan Israel di lingkungan al-Mawasi di Khan Younis di Gaza selatan.
Serangan Israel lainnya di kota Qarara, barat laut Khan Younis, menewaskan seorang pria berusia tiga puluh satu tahun, menurut Nasser Medical Complex, dan dua orang tewas ketika serangan Israel menghantam tenda yang menampung pengungsi Palestina di sepanjang wilayah pesisir Khan Younis.
Di Tepi Barat, Ahmad Jawad Jaber yang berusia 15 tahun meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit setelah ditembak di dada dan kepala selama serangan Israel di lingkungan Umm al-Sharayit di el-Bireh, dekat Ramallah, kata kementerian kesehatan Palestina.
Laila Ghannam, gubernur Ramallah dan el-Bireh, termasuk di antara pelayat di Kompleks Medis Palestina tempat jenazah remaja tersebut diambil.
“Hari ini, kami menyaksikan eksekusi secara terang-terangan di siang hari bolong,” kata Ghannam kepada AFP. Dia mengatakan pembunuhannya adalah “aib bagi semua institusi yang mengklaim menjunjung demokrasi dan hak asasi manusia”.
Kelompok hak asasi manusia Israel B’Tselem mengeluarkan laporan pada hari Senin yang mengatakan pasukan Israel telah membunuh 241 anak-anak dan remaja Palestina di Tepi Barat sejak 7 Oktober 2023.
“Pembunuhan anak-anak dan remaja Palestina yang meluas dan belum pernah terjadi sebelumnya di Tepi Barat adalah akibat dari kebijakan Israel yang lebih luas yang memungkinkan terjadinya pembunuhan terhadap warga Palestina tanpa akuntabilitas,” kata Direktur Eksekutif B’Tselem Yuli Novak.
Pihak berwenang Israel telah menolak mengembalikan beberapa jenazah anak-anak tersebut kepada keluarga mereka, tambah laporan itu.
Secara keseluruhan, setidaknya 1.085 warga Palestina telah dibunuh di Tepi Barat yang diduduki oleh pasukan atau pemukim Israel sejak 7 Oktober 2023.
Di Gaza, lebih dari 73.000 warga Palestina telah terbunuh dalam periode yang sama, menurut angka dari Kementerian Kesehatan Gaza.
Serangan Israel pada hari Minggu menewaskan sedikitnya empat warga Palestina di Gaza, termasuk Eileen al-Farra yang berusia 13 tahun, yang meninggal karena luka pecahan peluru setelah penembakan di selatan jalur tersebut.
Artikel Telah Tayang di : https://www.aljazeera.com/news/2026/6/29/israeli-attacks-kill-four-men-and-a-boy-in-gaza-and-a-teenager-in-west-bank