Serangan drone Israel menewaskan sedikitnya enam warga Palestina di Jalur Gaza pada 17 Oktober 2026, menurut petugas medis dan layanan darurat Palestina. Serangan melanda wilayah utara, tengah, dan selatan meski gencatan senjata telah berlangsung setahun.

Kantor berita Palestina Wafa, mengutip sumber medis, menyebut seorang pria tewas di dekat pemakaman al-Faluja, sebelah barat Jabalia. Seorang lainnya tewas dalam serangan di kawasan al-Mawasi, Rafah.

Petugas Rumah Sakit al-Shifa menyatakan dua orang tewas di lingkungan Tuffah dan seorang lainnya di bagian timur Kota Gaza. Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa melaporkan satu korban tewas di Deir el-Balah.

UNICEF pada 16 Oktober menyatakan lebih dari 340 anak dilaporkan tewas sejak gencatan senjata diumumkan. Badan PBB itu menyebut tujuh anak tewas dalam serangan selama dua pekan sebelumnya.

Sekitar 800.000 anak masih mengungsi, menurut UNICEF. Banyak yang tinggal di tenda atau bangunan rusak berbahaya menjelang musim dingin.