Ramai Partai Kecoak Demo Tuntut Menteri Pendidikan India Mundur
pada Selasa (21/7), untuk terus melanjutkan unjuk rasa hingga Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan mengundurkan diri. Hal ini diumumkan sehari setelah setidaknya 180 orang mengalami luka-luka dalam aksi protes di New Delhi, ibu kota India.
Ribuan demonstran berkumpul di pusat ibu kota India pada Senin (20/7) untuk menuntut pengunduran diri Pradhan dan reformasi ujian yang lebih luas. Aksi protes ini menjadi wujud unjuk kekuatan oleh gerakan online Cockroach Janta Party (CJP) yang kini sangat populer di India.
sejak dia memenangkan masa jabatan ketiganya pada tahun 2024.
" tegas perwakilan CJP, Ashutosh Ranka, dalam pernyataan terbaru via media sosial, seperti dilansir AFP, Selasa (21/7/2026).
dengan banyak di antara mereka menyerukan perubahan lebih luas dalam sistem pendidikan di negara tersebut.
polisi menembakkan gas air mata dan menggunakan tongkat untuk memaksa mundur para demonstran yang bergerak ke gedung parlemen India. Aksi ini menjadi salah satu unjuk rasa jalanan terbesar di New Delhi dalam lima tahun terakhir.
setidaknya 178 orang luka-luka dalam bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan. Angka itu mencakup 118 personel kepolisian, termasuk sejumlah perwira senior, yang terluka.
2 juta calon mahasiswa kedokteran mengikuti ujian ulang di bawah pengamanan ketat bulan lalu, setelah ujian sebelumnya dibatalkan menyusul kebocoran soal ujian.
Hal itu terjadi di tengah skandal lainnya terkait sistem penilaian ujian secara online yang diikuti oleh hampir dua juta siswa sekolah menengah atas (SMA).
jutaan orang di negara dengan populasi terbesar di dunia tersebut masih kesulitan mendapatkan pekerjaan yang stabil dan bergaji layak, sehingga memicu ketidakpuasan.
Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8583629/ramai-partai-kecoak-demo-tuntut-menteri-pendidikan-india-mundur