Qatar dan Pakistan Bentuk Komite Awasi Implementasi Kesepakatan AS-Iran
Pembentukan komite tersebut disepakati setelah perundingan tingkat tinggi yang berlangsung di Burgenstock, Swiss. Al-Jazeera melaporkan, Senin (22/6).
Dalam pernyataan bersama, kedua negara mediator menyebut perundingan antara Washington dan Teheran berlangsung dalam suasana konstruktif dan menghasilkan kemajuan yang menggembirakan.
Selain pembentukan komite pengawas politik, para pihak juga menyepakati peta jalan menuju kesepakatan final dalam waktu 60 hari serta kelanjutan pembicaraan teknis untuk menyelesaikan berbagai isu yang masih tertunda.
Komite tingkat tinggi tersebut akan bertugas mengawasi pelaksanaan komitmen yang telah disepakati dalam Islamabad Memorandum of Understanding, termasuk isu program nuklir Iran, mekanisme pencabutan sanksi, penyelesaian sengketa, serta pemantauan pelaksanaan kesepakatan di lapangan.
Qatar dan Pakistan selama beberapa bulan terakhir memainkan peran sentral dalam menjembatani dialog antara AS dan Iran.
Kedua negara berhasil mempertemukan delegasi tingkat tinggi dari kedua pihak hingga menghasilkan nota kesepahaman yang ditandatangani pada pertengahan Juni lalu sebagai kerangka awal untuk mengakhiri ketegangan dan membuka jalan menuju perjanjian yang lebih komprehensif.
Selain membahas isu nuklir dan sanksi, perundingan di Swiss juga menyentuh berbagai persoalan regional, termasuk upaya menjaga jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz tetap terbuka serta mekanisme untuk mencegah eskalasi konflik di Lebanon.
Kemajuan dalam isu-isu tersebut menjadi fondasi penting bagi terciptanya stabilitas kawasan yang lebih luas. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyambut hasil perundingan tersebut dan menyebutnya sebagai langkah maju yang signifikan.
Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/qatar-dan-pakistan-bentuk-komite-awasi-implementasi-kesepakatan-as-iran/