Subang, Jalancagak.com

Delcy Rodríguez membela pemerintahan yang ia pimpin dalam menanggulangi bencana dua gempa besar yang melanda sejumlah wilayah di negara kaya akan sumber daya minyak tersebut.

dua hari, atau tiga hari (untuk menangani gempa). Kami langsung bergerak," kata Rodríguez kepada jurnalis asing, sepekan setelah bencana terjadi.

secara alami yang pertama berada di sana adalah para penyintas, keluarga korban, dan warga sekitar," tambahnya, menegaskan bahwa situasi darurat membuat warga setempat lebih dulu berada di lokasi sebelum bantuan resmi tiba.

pemerintahan Rodríguez dikritik karena dinilai lambat dan kurang terkoordinasi dalam menangani bencana tersebut. Organisasi International Rescue Committee, misalnya, menyebut respons pemerintah belum sejalan dengan kebutuhan bantuan di lapangan.

Rodríguez menolak keras kritik itu. Ia menyebutnya sebagai upaya yang sengaja dibangun untuk mendiskreditkan pemerintah dan bagian dari propaganda.

" tegasnya. "sungguh tidak pantas."

dengan lebih dari 12.400 orang terluka.

namun diperkirakan masih ada ribuan yang belum ditemukan.

meski harapan menemukan lebih banyak korban selamat semakin menipis.

petugas, dan relawan kini beralih fokus pada evakuasi jenazah.

ribuan warga masih bertahan di tempat penampungan yang penuh sesak atau tidur di ruang terbuka.

yang berpotensi memperburuk krisis kesehatan yang sudah parah di wilayah tersebut.

Rodríguez juga mengatakan pada Kamis bahwa Dana Moneter Internasional(IMF) dan Bank Dunia telah menyetujui bantuan keuangan untuk upaya pemulihan.

24 triliun) bersama IMF. Dana itu akan disalurkan kepada kontraktor untuk membangun kembali rumah-rumah yang hancur.

dengan mengatakan keduanya "terus memantau situasi dan menawarkan dukungan".

86 triliun) serta mengerahkan sekitar 900 personel militer untuk mendukung operasi pencarian dan bantuan kemanusiaan.

Artikel ini diadaptasi dari artikel bahasa Inggris

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/dw/d-8558509/presiden-venezuela-bantah-lambat-tangani-gempa