Presiden Suriah Minta Israel Tak Ikut Campur Urusan Negaranya
Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa menyerukan agar Israel menarik diri dari wilayah Suriah dalam pidatonya di Majelis Umum PBB. Ia menyatakan bahwa tindakan Israel telah merusak keamanan dan kemajuan negara tersebut setelah perang saudara.
" ujarnya dilansir Al-Jazeera, Kamis (24/9/2026).
lebih dari 1.200 penerobosan wilayah, dan 300 penahanan" yang dilakukan Israel di Suriah.
mantan pejuang yang berafiliasi dengan kelompok bersenjata al-Nusra Front di Suriah, naik takhta pada tahun 2024 setelah menggulingkan rezim Bashar al-Assad.
al-Sharaa juga menyinggung soal pemulangan sekitar 3,5 juta pengungsi dan orang-orang terlantar secara "aman dan layak", setelah konflik tersebut memicu krisis pengungsi yang membebani negara-negara tetangga dan memicu sentimen permusuhan yang terus berlanjut terhadap para migran di sejumlah negara Barat.
Ini adalah pidato kedua presiden Suriah di hadapan Majelis Umum PBB setelah pidatonya tahun lalu.
Suriah di bawah kepemimpinan barunya kini berupaya menarik investasi dan dukungan politik internasional, bahkan di saat tetangganya yang didukung Amerika Serikat, Israel, mempererat hubungan dengan faksi-faksi bersenjata dari kelompok minoritas Druze di Suriah.
serta menuntut agar Israel menarik diri dari Dataran Tinggi Golan yang didudukinya.
dalam kunjungan pertama kepala PBB ke Damaskus sejak tahun 2009, Sekretaris Jenderal Antonio Guterres menegaskan kembali bahwa wilayah tersebut adalah wilayah Suriah, seraya menyebut pendudukan Israel sebagai hal yang "sama sekali tidak dapat diterima".
Tonton juga video "Eks Presiden Suriah Bashar al-Assad Resmi Divonis Mati!"
Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8677244/presiden-suriah-minta-israel-tak-ikut-campur-urusan-negaranya