Subang, Jalancagak.com

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengumumkan penundaan pemilu legislatif hingga September 2027 mendatang. Pengumuman ini mengonfirmasi spekulasi luas yang beredar bahwa pemilu Palestina akan kembali ditunda.

sebelumnya dijadwalkan akan digelar pada 28 November tahun ini, dengan pemilu presiden atau pilpres diperkirakan akan berlangsung pada awal tahun 2027. Pelaksanaan pemilu Palestina ini sangat didorong oleh komunitas internasional.

seperti dilaporkan kantor berita Palestina, WAFA, dan dilansir AFP, Senin (12/10/2026), memutuskan penundaan pemilu Palestina itu dalam sebuah dekrit terbaru. Kini, kedua pemilu itu -- pemilu legislatif dan pilpres -- akan digelar pada 11 September 2027 mendatang.

Abbas menuding adanya "hambatan" dari pihak Israel, yang tidak dijelaskan lebih lanjut.

seperti dikutip WAFA, menyebut bahwa penundaan itu disebabkan oleh "hambatan akibat langkah-langkah Israel... serta perlunya menciptakan kondisi politik, keamanan, dan situasi lapangan yang memadai".

yang juga akan menggelar pemilu pada 27 Oktober, mengecam keras Abbas dan menyebutnya sebagai "diktator korup" akibat penundaan pemilu tersebut.

dengan salah satunya, Abu Amin Joudeh yang merupakan pengungsi Gaza mengatakan bahwa warga Palestina ingin memberikan suara untuk memiliki wakil-wakil mereka.

namun sampai kapan pemilu akan terus ditunda?" tanya Joudeh yang kini tinggal di Deir el-Balah, Kota Gaza ini.

Israel Bantah Hambat Proses Pemilu Palestina

Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah, Tepi Barat, menyatakan bahwa Israel menolak untuk memberikan akses bagi para petugas pemilu Palestina ke wilayah Yerusalem Timur atau Gaza menjelang pelaksanaan pemilu legislatif.

Namun Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Gideon Saar membantah bahwa Israel menghambat proses pemilu tersebut.

dengan secara keliru mengklaim bahwa Israel menghalangi penyelenggaraan pemilu, merupakan satu lagi kebohongan konyol yang dirancang untuk menghindari tanggung jawab dan akuntabilitas," tegas Saar dalam pernyataan via media sosial X.

menurut seorang sumber yang berbicara kepada AFP, penundaan pemilu ini disepakati oleh faksi-faksi Palestina, termasuk Fatah pimpinan Abbas dan rival lamanya, Hamas, yang menguasai Gaza, dalam pertemuan di Kairo, Mesir, pada Rabu (7/10) pekan lalu.

termasuk Uni Eropa, terhadap Otoritas Palestina. Pemilu legislatif terakhir kali digelar di wilayah Palestina pada tahun 2006 lalu, ketika Hamas mengalahkan Fatah, yang mendominasi Otoritas Palestina.

di mana Hamas akhirnya merebut kekuasaan di Jalur Gaza, yang menciptakan pemisahan wilayah dengan Fatah yang menguasai Tepi Barat.

Dewan Legislatif Palestina, yang berfungsi sebagai parlemen bagi Otoritas Palestina, tidak pernah menggelar sidang sejak tahun 2007.

dengan masa jabatannya seharusnya sudah berakhir pada tahun 2009. Namun dia terus memerintah melalui penerbitan dekrit.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8703445/presiden-palestina-tunda-pemilu-hingga-september-2027-kenapa