Subang, Jalancagak.com

pemerintah dan masyarakat harus siap menghadapi berbagai konsekuensi dari konflik tersebut, terutama di sektor ekonomi.

Selasa (21/7/2026), pernyataan itu disampaikan Pezeshkian saat bertemu para pejabat peradilan di Teheran pada Senin (20/7).

" ujar Pezeshkian, seperti dikutip dalam pernyataan resmi kepresidenan.

Ia menambahkan Iran harus bersikap realistis terhadap situasi yang sedang dihadapi.

melainkan juga di bidang ekonomi.

menurutnya, dukungan publik terhadap negara bisa terkikis.

modal sosial yang sangat besar yang telah dibangun rakyat untuk mendukung negara dapat rusak," ujarnya.

inflasi tahunan di negara tersebut melonjak hingga mendekati 90 persen. Data inflasi untuk Juli belum dirilis.

protes yang semula dipicu tingginya biaya hidup berkembang menjadi demonstrasi anti-pemerintah secara luas. Aksi tersebut mencapai puncaknya pada 8-9 Januari.

Pemerintah Iran menyebut lebih dari 3.000 orang tewas dalam rangkaian kerusuhan tersebut dan menuding kekerasan dipicu oleh "aksi teroris" yang didalangi Amerika Serikat dan Israel.

sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berbasis di luar Iran memperkirakan jumlah korban jiwa akibat kerusuhan itu jauh lebih tinggi.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8582827/presiden-iran-akui-sedang-hadapi-perang-skala-penuh-lawan-as