Prabowo: Partai Demokrat Pernah Berkuasa Tapi Saat Tidak Menang, Tidak Bakar-bakar
Jakarta, – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan, para elite politik agar tidak menjadikan perbedaan pilihan dan persaingan sebagai alasan untuk memutus persahabatan.
Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di GBK Arena, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026) malam.
Dalam pidatonya, Prabowo menilai perbedaan warna politik merupakan sesuatu yang tidak terhindarkan dalam demokrasi. Setiap pihak memiliki hak untuk bersaing, mengkritik, memberikan saran, hingga menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah.
“Ini demokrasi Indonesia. Dan hari ini, di panggung ini, ya inilah demokrasi Indonesia. Macam-macam warna. Bersaing, kritik, menyampaikan saran, memberi rekomendasi. Menyampaikan hal-hal yang mungkin tidak enak untuk disampaikan tapi tetap kita rukun, tetap bersahabat, tetap berkeluarga,” tegas Prabowo.
Prabowo mengatakan sikap saling menghormati menjadi salah satu fondasi penting dalam demokrasi. Perbedaan pandangan tidak seharusnya berkembang menjadi permusuhan.
“Ini yang harus kita pegang,” ucapnya.
Prabowo kemudian membawa pesan tersebut ke dalam pengalaman politik pribadinya. Ia mengingatkan bahwa perjalanan politik tidak selalu diwarnai kemenangan.
Prabowo mengaku pernah empat kali gagal memenangkan kontestasi sebelum akhirnya mendapat mandat rakyat sebagai Presiden.
“Saya waktu empat kali tidak menang, saya pun terima. Ya sudah, kita maju lagi,” tuturnya.
Pengalaman itu, menurut Prabowo, menunjukkan bahwa kekalahan dalam demokrasi harus diterima sebagai bagian dari proses. Yang terpenting, persaingan tidak berubah menjadi konflik yang merusak persatuan.
Prabowo juga menyinggung perjalanan Partai Demokrat yang pernah berada di pemerintahan maupun di luar pemerintahan. Ia memberikan apresiasi karena partai tersebut dinilainya tetap menjaga sikap dalam menjalankan demokrasi ketika tidak berada dalam kekuasaan.
“Partai Demokrat pernah menang, pernah tidak menang. Pernah di puncak, pernah di pemerintahan. Tapi waktu tidak berkuasa, Partai Demokrat tidak caci maki. Partai Demokrat tidak bakar-bakar,” kata Prabowo.
Pada kesempatan tersebut, Prabowo turut mengapresiasi dukungan Partai Demokrat terhadap dirinya dalam Pemilu 2019 dan 2024.
Menurut Prabowo, dukungan tersebut tidak sekadar berkaitan dengan kepentingan politik, tetapi menunjukkan adanya kesamaan cita-cita dan prinsip dalam membangun Indonesia.
Artikel Telah Tayang di : https://www.tvonenews.com/berita/nasional/466119-prabowo-partai-demokrat-pernah-berkuasa-tapi-saat-tidak-menang-tidak-bakar-bakar