Subang, Jalancagak.com

Jakarta pada Senin 17 Agustus 2026 lalu. Peristiwa yang dimaksud adalah tangkapan kamera saat posisi duduk Presiden Prabowo Subianto diapit oleh Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan anaknya, Gibran Rakabuming Raka. Atas gambaran ketiga tokoh yang tengah melepas tawa ini, sejumlah pihak mengaitkannya dengan tensi politik di antara mereka.

sejumlah pihak meramal akan munculnya dua matahari kembar di panggung politik Indonesia.

kedatangan Putra Prabowo, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Hediprasetyo ke Solo pada akhir Maret 2026 lalu, dinilai sebagai bentuk usaha untuk tetap merekatkan hubungan Prabowo dan Jokowi yang sempat dinilai renggang. Namun demikian, hal itu seakan luruh usai tangkapan layar yang menggambarkan ketiganya ramai dibahas.

Viva Yoga, mengatakan jika momen tersebut merupakan sebuah kegembiraan politik. Menurutnya, kebersamaan yang tercermin dalam situasi itu merupakan gambaran politik yang sehat.

jika para pemimpin bisa duduk bersama, berdialog, tersenyum dan menunjukkan suasana persahabatan di tengah peringatan kemerdekaan, itu adalah contoh politik yang sehat penuh dengan kebijaksanaan," tutur Viva dikutip dari , Rabu (19/8).

momen tersebut menunjukkan semangat kebersamaan dan persatuan antartokoh bangsa. Menurut Daniel, perbedaan pandangan politik tidak seharusnya menghalangi silaturahmi dan kerja sama.

karena undangan kepada mantan presiden dan wakil presiden dalam upacara HUT Kemerdekaan memang sudah menjadi tradisi kenegaraan, sehingga wajar saja," kata Daniel kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).

Lalu seberapa akurat momen keakraban politik seperti ini senada dengan situasi di balik bingkai kamera? Benarkah momen ini adalah cerminan politik di 2029 nanti? Ikuti ulasannya dalam detikSore!

detikSore akan menghadirkan segmen teranyarnya bertajuk #ZulhasBikinJelas. Dalam segmen ini, akan menghadirkan sejumlah isu dan video-video yang tengah panas dibahas di media sosial. Di sini, Menko Pangan Zulkifli Hasan diminta untuk menjawab kegelisahan-kegelisahan publik tersebut. Simak keseruannya jelang petang nanti!

tim gabungan Polda Kepulauan Riau (Kepri), Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, dan Bea Cukai baru saja menggagalkan penyelundupan 2,6 ton narkotika jenis sabu dalam bentuk cair. Narkoba itu ditemukan di kapal MV Ocean Porter berbendera Tanzania. Pengungkapan bermula dari informasi intelijen terkait rencana pengangkutan narkotika dari Sarawak, Malaysia, melalui perairan Indonesia.

terdapat pula 10 kru kapal yang diamankan. Seluruh kru kapal diketahui merupakan warga negara Myanmar. Saat ini kapal beserta barang bukti kemudian diamankan oleh tim gabungan untuk proses penyidikan lebih lanjut yang dilakukan oleh BNN RI, Bea Cukai, dan Polda Kepri. Akan seperti apa proses hukum dari peristiwa ini? Jaringan narkotika seperti apa yang terhubung? Simak laporan lengkapnya bersama jurnalis detikSumut dalam Berita Nusantara.

pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok . Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8625519/prabowo-diapit-jokowi-gibran-momen-akrab-atau-sinyal-politik-2029