Subang, Jalancagak.com

Tito Karnavian, mengatakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan menambah pos lintas batas negara (PLBN) di wilayah Kalimantan dan Papua. Sampai saat ini, baru ada 15 pos lintas batas yang dibangun di era Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

kita masih perlu lagi di perbatasan Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, ada satu titik yang berbatasan dengan Serawak, kemudian di Kalimantan Utara ya ada masih ada lagi seperti Long Nawang, kemudian Long Midang," kata Tito di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026).

kata Tito, pemerintah akan menambah PLBN di wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini. Dia mengatakan, saat ini pos lintas batas negara di perbatasan Papua baru terdapat di Skouw, Yetetkun, dan Sota.

yang di perbatasan Papua Nugini itu kan panjang hampir 800 kilometer, sementara yang baru ada ini kan di Skouw kemudian Yetetkun sama Sota. Yang Pegunungan Bintang belum ada, yang di Keerom belum ada, perlu ada di situ juga," tutur Tito.

Tito mengatakan pemerintah akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan di kawasan perbatasan, terutama yang berbatasan dengan Malaysia dan Papua Nugini (PNG).

pembangunan jalan akan memudahkan patroli keamanan, distribusi logistik, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan.

Kalimantan Utara, sama Kalimantan Timur sedikit itu ada, dan kemudian dengan PNG itu terutama Pegunungan Bintang, di Keerom, Boven Digoel," kata Tito.

buat logistik, ekonomi itu akan bangkit," lanjut Tito.

selama periode 2015-2024, pemerintah membangun 15 PLBN terpadu. Tujuh PLBN dibangun pada periode 2015-2019, sedangkan delapan PLBN lainnya dibangun pada periode 2020-2024.

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan tujuh PLBN secara serentak pada 2 Oktober 2024. Ketujuh PLBN tersebut berada di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kepulauan Riau (Kepri), Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Papua Selatan.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8552310/prabowo-akan-bangun-lagi-pos-lintas-batas-negara-di-kalimantan-dan-papua