Plt. Sesjen MPR Tekankan Kesederhanaan dan Kejujuran untuk Cegah Korupsi
Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah menekankan pentingnya nilai kesederhanaan dan kejujuran sebagai bagian dari upaya mencegah korupsi sekaligus memperkuat integritas di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI.
Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat integritas dan membangun budaya antikorupsi di lingkungan kerja Setjen MPR RI.
S.H.; Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Hukum Agus Subagyo, Kepala Biro Pengkajian Konstitusi Dyastasita WB, Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Dr. Wachid Nugroho, Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Budi Muliawan, Kepala Biro Umum Herry Putra, para pejabat eselon III dan IV; serta 440 pegawai di lingkungan Setjen MPR RI.
Siti Fauziah menegaskan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai dari tindakan-tindakan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, tindakan yang dianggap sepele, apabila dibiarkan dan tidak diwaspadai, dapat berkembang menjadi perilaku yang lebih buruk.
sementara negara-negara tetangga berada jauh di atas kita. Hal ini tentu menjadi keprihatinan bersama. Banyak pihak yang menilai bahwa korupsi seolah telah menjadi budaya di Indonesia. Inilah yang harus kita kikis bersama. Mari kita mulai dari langkah kecil di sini yang kelak membawa dampak besar bagi negara," tuturnya, Selasa (21/7/2026).
terdapat sembilan nilai utama, yaitu kejujuran, kepedulian, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, kesederhanaan, keberanian, dan keadilan. Dari sembilan nilai tersebut, Siti Fauziah memberikan penekanan khusus pada nilai kesederhanaan dan kejujuran.
saya ingin menekankan nilai kesederhanaan. Jika kita menerapkan hidup sederhana dan tidak menuntut hal yang berlebihan, pikiran kita tidak akan terdorong untuk mencari cara-cara menyimpang demi meraih lebih dan lebih. Nilai inilah yang harus kita tanamkan dalam diri masing-masing," tuturnya.
Siti Fauziah juga menekankan pentingnya kejujuran. Menurutnya, kejujuran bukan sekadar tidak berbohong, melainkan sikap lurus hati dan kepatuhan terhadap seluruh aturan yang berlaku. Kejujuran juga merupakan aspek moral dalam kehidupan yang harus terus dipegang teguh.
tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bersikap jujur dalam keadaan apa pun. Terkait hal-hal lain yang berpotensi memicu ketidakjujuran, mari kita berusaha untuk selalu menghindarinya," tuturnya.
tetapi juga dapat merugikan orang lain, membuat keluarga dan lingkungan ikut menderita, serta mencoreng nama baik organisasi.
Inspektur Sekretariat Jenderal MPR RI Anies Mayangsari Muninggar, mengatakan bahwa korupsi masih menjadi salah satu tantangan yang dapat berdampak terhadap efektivitas organisasi, kualitas pelayanan publik, serta tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
tidak hanya melalui penguatan regulasi dan pengawasan, tetapi juga melalui pembangunan budaya integritas yang menjadi bagian dari perilaku dan budaya kerja organisasi," ujarnya.
berbagai kasus hukum yang menjerat sejumlah pimpinan instansi pemerintah maupun kepala daerah menjadi pengingat bahwa risiko korupsi dapat terjadi di mana saja dan kepada siapa saja. Karena itu, kegiatan sosialisasi tersebut diharapkan menjadi momentum refleksi bersama untuk memperkuat sistem pengendalian sekaligus menjadikan integritas sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari.
sistem pengendalian harus diperkuat, dan budaya antikorupsi harus menjadi bagian dari budaya kerja kita sehari-hari," katanya.
sekaligus mendukung peningkatan efektivitas pencegahan dan pengendalian korupsi di lingkungan Setjen MPR RI.
sosialisasi tersebut memiliki sejumlah tujuan strategis, antara lain meningkatkan pemahaman pegawai mengenai pentingnya pencegahan korupsi dan penguatan integritas, serta menumbuhkan kesadaran bahwa pencegahan korupsi tidak hanya dilakukan melalui kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, tetapi juga melalui pembentukan budaya organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai antikorupsi.
kegiatan tersebut diharapkan mendorong internalisasi nilai integritas, akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme dalam setiap proses kerja serta pengambilan keputusan, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik.
tetapi bagaimana nilai-nilai integritas, akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme benar-benar hidup dalam setiap proses kerja," tegasnya.
yaitu jurnalis senior Usman Kansong, dan pakar hukum tata negara Universitas Andalas Feri Amsari. Kegiatan tersebut dimoderatori oleh jurnalis tvOne, Ricki Satria Vargaz.
baik dari perspektif hukum maupun komunikasi publik, sehingga nilai dan semangat antikorupsi dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Anies menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Sekretariat Jenderal MPR RI, para narasumber, panitia, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8584365/plt-sesjen-mpr-tekankan-kesederhanaan-dan-kejujuran-untuk-cegah-korupsi