Subang, Jalancagak.com

JAKARTA — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf (AMY) mendorong masyarakat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana melalui tiga agenda utama, yakni memperkuat keluarga, memastikan informasi kredibel, serta mengintegrasikan pengurangan risiko bencana dalam tata kelola pembangunan.

Hal tersebut AMY sampaikan dalam Keynote Speech Webinar Edukasi Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana yang digelar Kesetjenan dan Tim Tanggap Bencana PKS, Rabu, (9/9/2026).

Pertama, AMY mengajak masyarakat menjadikan keluarga sebagai benteng dan unit pertama kesiapsiagaan bencana. Setiap keluarga perlu memahami potensi ancaman di lingkungannya, memiliki nomor darurat, mengetahui titik kumpul, menyiapkan dokumen penting, serta menyediakan perbekalan primer.

Kedua, AMY mengingatkan pentingnya merujuk informasi kebencanaan dari sumber resmi dan kredibel. Menurutnya, masyarakat saat ini tidak hanya menghadapi bencana alam, tetapi juga “bencana informasi” berupa hoaks yang dapat memicu kepanikan.

“Karena itu, ada disiplin yang harus kita bangun: sebelum meneruskan informasi, periksa sumbernya,” tegasnya.

Ketiga, AMY mendorong pengurangan risiko bencana menjadi bagian dari tata kelola pembangunan. Ia menekankan pentingnya sekolah dan rumah sakit yang aman bencana serta tata ruang yang mempertimbangkan peta kerawanan, khususnya di wilayah rawan longsor, banjir, tsunami, dan erupsi.

AMY juga menyoroti pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui pengawasan, pengelolaan lahan, perlindungan ekosistem, dan penegakan hukum terhadap pembakaran yang disengaja.

“Jangan sampai kita mengeluarkan biaya sangat besar untuk membangun, kemudian mengabaikan risiko sehingga pembangunan itu mudah hancur ketika bencana datang,” pungkasnya.

Artikel Telah Tayang di : https://pks.id/content/pks-tekankan-tiga-langkah-penting-hadapi-potensi-bencana