PKS Bahas Cara Atasi 'Vampir' Buntut OTT Berturut Bupati Kuansing dan Langkat
Mardani Ali Sera, menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara beruntun alias back to back terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Mardani membahas cara mengatasi 'vampir' untuk mencegah kasus suap berulang.
akar masalah korupsi belum bisa diatasi.
harus dibenahi dengan seksama," kata Mardani kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).
Mardani mengatakan korupsi dapat dicegah lewat transparansi. Dia mengatakan ruang gelap dalam proses pengangkatan pejabat dan pengadaan barang serta jasa di pemerintah harus dihilangkan.
yang dalam pencegahan korupsi berarti transparansi.
fee promosi dan mutasi hingga keterlibatan keluarga. Harus dibuat terang benderang. Ada istilah vampire effect, drakula itu akan mati kalau terkena sinar mentari. Praktek suap menyuap itu terjadi di ruang gelap," ujar Mardani.
KPK melakukan OTT terhadap Bupati Kuangsing Suhardiman Amby. Ternyata Suhardiman menjabat bupati karena menggantikan bupati sebelumnya yakni, Andi Putra, yang kena OTT pada Oktober 2021.
KPK kemudian menggelar OTT lagi. Kali ini yang terjerat Syah Afandin selaku Bupati Langkat.
yakni Terbit Rencana Perangin-angin. Pada 2022, Syah Afandin menjabat Plt Bupati Langkat setelah Terbit kena tangkap KPK.
Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8560755/pks-bahas-cara-atasi-vampir-buntut-ott-berturut-bupati-kuansing-dan-langkat