Subang, Jalancagak.com

sebagai bagian dari rentetan serangan yang lebih luas terhadap Teheran. Kedua kapal tanker yang dibombardir pasukan Washington itu disebut sedang berlabuh di lepas pantai Iran.

Penargetan kapal tanker Iran itu disebut sebagai kebijakan pencegahan baru "tanker for tanker" yang disetujui Presiden AS Donald Trump.

seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (2/9/2026), disampaikan oleh media Axios yang mengutip sejumlah sumber pejabat AS, yang tidak disebut namanya. AS kembali menggempur target-target Iran sejak akhir pekan kemarin, dan Teheran membalas dengan menargetkan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

menurut Axios, menandai pertama kalinya AS menargetkan kapal tanker Iran sebagai tindakan balasan atas serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz, dan bukan untuk mencegah pelanggaran terhadap blokade angkatan laut AS.

yang merupakan jalur perairan vital untuk pasokan minyak dan gas global, menjadi titik perselisihan terbaru antara Washington dan Teheran. Kedua negara memperebutkan kendali atas jalur perairan strategis itu, yang sebagian besar diblokade selama perang berkecamuk sejak akhir Februari lalu.

yang dikutip Axios, mengatakan bahwa operasi menargetkan kapal tanker pemerintah Iran itu merupakan bagian dari kebijakan baru "tanker for tanker" yang telah disetujui oleh Trump, untuk mencegah serangan Teheran terhadap kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz.

sejumlah drone tempur AS menembakkan rudal-rudal yang menghantam ruang mesin kedua kapal tanker Iran tersebut.

tepatnya di sebelah utara garis blokade angkatan laut AS.

termasuk lokasi pertahanan udara, sistem radar, aset penebar ranjau, fasilitas komunikasi, peluncur rudal jelajah anti-kapal dan peluncur drone tempur milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, telah mengonfirmasi bahwa gelombang serangan terbaru menargetkan unit-unit IRGC yang mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Axios melaporkan bahwa serangan itu merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mencegah Iran membangun kembali kemampuan yang digunakan untuk mengganggu pelayaran.

serangan itu melemahkan kemampuan Iran dan "memberikan waktu setidaknya satu bulan" dengan tingkat ancaman yang lebih rendah bagi kapal-kapal komersial.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8645125/pertama-kali-as-serang-2-kapal-tanker-pemerintah-iran