Perbaiki Kesalahan Tanpa Merendahkan Diri Sendiri
Ilustrasi AI; bukan foto kejadian.
Kesalahan perlu diperbaiki, tetapi harga diri tidak harus dihancurkan. Mengakui tugas yang belum beres berbeda dengan menganggap seluruh diri tidak berguna. Yang pertama menunjuk masalah; yang kedua menghukum diri.
Psikolog Kristin Neff, dalam tulisan di Greater Good Science Center pada 2015, menjelaskan bahwa berbelas kasih kepada diri bukan berarti menghindari tanggung jawab. Sikap ini tetap memberi ruang untuk mengakui kegagalan, memahami kesulitan, dan berusaha memperbaikinya.
Sebagai latihan sederhana, cobalah menulis dua hal terpisah: apa yang keliru dan apa yang bisa diperbaiki. Misalnya, ketika melewatkan pesan penting, fokuskan catatan pada perlunya memeriksa pesan, bukan pada cap buruk terhadap kepribadian. Ini contoh penerapan, bukan ukuran nilai seseorang.
Bila kekeliruan merugikan orang lain, langkah berikutnya bisa berupa permintaan maaf dan perbaikan yang nyata. Bersikap lembut kepada diri tidak menghapus akibat tindakan; keduanya dapat berjalan bersama.
Tidak semua masalah selesai dengan mengubah cara berbicara kepada diri. Namun, Anda boleh mencoba menjadi pendamping yang jujur bagi diri sendiri: mengakui bagian yang sulit tanpa menutup kesempatan untuk belajar.
Kontributor : Abu Haninas dan Tim Redaksi